Sejken PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto turut buka suara soal pidato dan pesan Jokowi terkait pemimpin 'rambut putih'.
Dilihat Suara Manado dari tayangan kanal YouTube KOMPAS TV, Hasto menyebut bahwa apa yang disampaikan oleh Jokowi hanyalah gimmick politik semata.
Hasto mengatakan bahwa seorang pemimpin tak ada kaitannya dengan warna rambut yang mereka miliki.
"Pemimpin itu tidak ditentukan oleh warna rambut, sebab warna rambut sama belum tentu hati dan pikiran sama," kata Hasto dikutip pada Senin (28/11/2022).
"Apa yang disampaikan Pak Jokowi hanya gimmick politik," lanjutnya menambahkan.
Pernyataan Jokowi soal 'Rambut Putih'
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan pesan kepada ribuan relawan untuk memilih pemimpin di 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Jokowi melalui pidatonya ketika mengumpulkan relawan di stadion GBK pada Sabtu (27/11/2022).
Menurut penuturan Jokowi, seorang pemimpin terlihat dari bagaimana penampilannya.
Baca Juga: Terungkap, Baju Brigadir J Diambil Kombes Susanto Usai Autopsi di RS Polri
Pertama, Jokowi menyebut bahwa seorang pemimpin yang memikirkan rakyatnya akan terlihat dari rambutnya.
Kemudian, ia menyinggung ‘rambut putih’ yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.
Kedua, Jokowi meminta relawan untuk hati-hati memilih pemimpin yang berwajah ‘cling’. Apabila pemimpin tidak ada kerutan di wajah, Presiden Jokowi meminta agar para relawan berhati-hati.
Kata Relawan Jokowi soal Pidato Rambut Putih
Relawan Jokowi KP Norman turut menanggapi terkait pidato Presiden Joko Widodo yang menyebut-nyebut soal sosok pemimpin rambut putih kepada relawan pada Sabtu (26/11/2022) di stadion GBK, Jakarta.
Menurut KP Norman, pidato Jokowi tersebut sebuah wejangan kepada para relawan.
Berita Terkait
-
Ngamuk Lihat Kelakuannya, PDIP Minta Jokowi Tinggalkan Relawan Seperti Benny Rhamdani
-
Massa GBK Disebut Bukan Relawan Asli Jokowi, Refly Harun: Rapi Sekali Ini Ciri Dimobolisasi
-
Kepala BP2MI Benny Ramdhani Menggebu Depan Jokowi Minta Restu Bertempur, Twitter Ramai Tagar Penjilat
-
CEK FAKTA: Benarkah Penghina Iriana Jokowi Diusir Paksa sampai Diarak Warga Setempat?
-
Kode-kode Soal Capres Melulu, Analis Sebut Jokowi Lampaui Kewenangan Megawati
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN