Presiden Joko Widodo mengungkap kriteria calon presiden terbaik untuk tahun 2024 mendatang. Jokowi menyebut calon pemimpin yang baik bisa dilihat dari penampilan fisiknya, seperti rambut memutih dan wajah berkerut karena memikirkan rakyat.
Pernyataan ini diduga sebagai bentuk dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Asumsi ini juga diamini oleh pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.
"Ini simbol serius. Pak Jokowi membuat pernyataan dengan simbol-simbol yang serius, karena diungkapkan di depan relawan dan itu bagian daripada kekuatan pendukung Pak Jokowi," terang Ujang, dikutip Suara Manado dari kanal YouTube Kompas.com, Senin (28/11/2022).
Hal ini berbeda dengan sinyal-sinyal dukungan yang diberikan oleh Jokowi kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di HUT Partai Perindo.
Ujang menyebut tokoh-tokoh publik dengan rambut putih memang banyak, tetapi yang berpotensi besar maju di Pemilihan Presiden 2024 adalah Ganjar.
Di sisi lain, Jokowi dinilai serius mendukung Ganjar karena endorse "capres rambut putih" itu disampaikan di depan para relawan yang telah mendorong kemenangan Jokowi di pilpres-pilpres sebelumnya.
Namun Ujang menyebut dukungan Jokowi terhadap Prabowo pun bukan gimmick politik semata. Justru Ujang berpendapat bisa jadi Jokowi sedang merancang untuk memasangkan Ganjar dan Prabowo.
"Kelihatannya begitu, kelihatannya ingin memasangkan dua tokoh itu dan rasional-rasional saja," kata Ujang, lalu menambahkan dugaan bahwa Jokowi sedang merancang agar Pilpres 2024 diikuti oleh dua pasangan calon saja.
"Ketika misalkan Pak Jokowi punya rekomendasi dua pasangan calon, saya mengarah, saya meyakini, saya menganalisa sesuai dengan info A1 saya, ya capresnya Ganjar, cawapresnya Prabowo. Di pihak lain ada Anies Baswedan dengan pasangannya," sambung Ujang.
Tentu langkah politik ini tidak dilakukan tanpa alasan. Ujang beropini Jokowi sedang berusaha memastikan kemenangan pasangan calon yang didukungnya dalam satu putaran. Tujuannya hanya satu, yakni memastikan Anies Baswedan dan kubunya tidak keluar sebagai pemenang.
"Desainnya ingin dua pasang, karena kelihatannya Istana, atau Pak Jokowi, itu tidak mau dua putaran. Jadi ingin menang satu putaran," ujar Ujang.
"Kalau dua putaran, ini dikhawatirkan Anies Baswedan bisa menang. Ini yang dikhawatirkan oleh pihak Istana dan kita melihat bahwa, mohon maaf, dalam konteks politik hari ini kelompok Istana tidak terlalu suka dengan kelompoknya Anies Baswedan," imbuhnya.
Lalu apakah mungkin Prabowo berkenan menjadi cawapres dari Ganjar? Ujang mengaku mendapat informasi dari A1 alias orang terdekat dari pihak terkait dan beginilah jawaban Prabowo.
"Saya sempat nanya, 'Apa mungkin Pak Prabowo mau?' (Dijawab) 'Ya mau-mau saja, karena Pak Prabowo kalau tidak restu pencapresan dari Pak Jokowi nggak mau maju juga'. Artinya kalau jadi cawapres dengan Pak Ganjar, dan Pak Ganjar nya didukung oleh Pak Jokowi mau-mau saja," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Laksamana Yudo Margono Ditunjuk Jadi Calon Panglima TNI, Berikut Profilnya
-
Nah Loh! Analis Politik Nilai Jokowi Terlalu Vulgar dan Tak Etis, Gegara Terus Endorse Bakal Capres 2024
-
Meski Percaya Ciri Pemimpin Beruban Adalah Ganjar, Relawan GP Mania soal Ucapan Jokowi: Kami Gak Mau Geer!
-
Kode-kode Soal Pemimpin 'Rambut Putih', Ucapan Presiden Jokowi Dinilai Tak Rasional
-
Manuver Anies, Ganjar dan Ridwan Kamil Respon Pernyataan Jokowi Soal Pemimpin Berambut Putih
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Ajudan Pribadi Gubernur Kepri Terseret Isu Pengawalan Bos Judi Online
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,18 Juta BRILink Agen
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Inklusi Keuangan BRI Kian Masif, Saldo CASA BRILink Agen Tembus Rp30 Triliun
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh