Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah jelas sangat berbeda saat menjadi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) jika dibandingkan dengan saat ini yang tak lagi menjadi anggota dewan.
Dulu, Fahri cenderung galak terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, namun saat ini sikapnya justru berubah 180 derajat menjadi melunak.
Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014–2019 tersebut mengaku bahwa, saat itu dirinya berhadapan langsung dengan eksekutif atau Presiden Jokowi di periode pertama.
“Saya harus membicarakan oposisi. Jadi sikap saya itu (galak) karena berhadapan dengan eksekutif, itulah tugasnya,” katanya dalam diskusi Kasih Paham yang ditayangkan lewat Kanal Youtube BeritaSatu dikutip pada Selasa, (29/11/2022).
Posisi Fahri saat ini hanya rakyat biasa. Sehingga dia tidak punya kapasitas besar untuk menyoroti pemerintah dalam hal ini adalah Jokowi sebagai eksekutif. Namun dia sekarang bersikap adil karena turut menyoroti Legislatif dan Yudikatif.
“Kita sebagai pembayar pajak ngasih uang ke mereka. Maka kita harus kritik semuanya gitu. Bukan berarti saya melunak kepada eksekutif cuman sekarang posisinya rakyat,” tuturnya.
“Tapi kalau saya kembali ke dewan pasti galak kepada eksekutif,” tambahnya.
Namun ketika Fahri ditanya, apakah ada rencana kembali sebagai dewan? Dirinya hanya tertawa keras.
Fahri Hamzah juga sempat geer saat Jokowi mengatakan soal ciri fisik pemimpin ideal yang disebutkan Jokowi.
Baca Juga: Prediksi Piala Dunia 2022, Siapa Bakal Wakili Grup A di Fase Gugur?
Sebagaimana diketahui, pidato Presiden Jokowi pada acara Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (26/11/2022) soal pemimpin ‘rambut putih’ membuat publik penasaran siapa sosok tersebut.
Wakil ketua Partai Gelora itu mengakui jika dirinya sempat merasa kegeeran soal ciri-ciri fisik pemimpin yang memikirkan rakyat disebut Jokowi. Adalah yang banyak kerutan di wajah dan berambut putih.
“Saya pikir-pikir kerutan di wajah rambut putih jangan-jangang bang Fahri,” ucap Host Pangeran Siahaan dikutip pada Selasa, (29/11/2022).
Pernyataan yang cukup menggelitik tersebut langsung direspon oleh Fahri Hamzah.
“Saya geer juga dari kemarin. Kira-kira sama lah (memikirkan rakyat),” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pro Kontra Gerakan Nusantara Bersatu: Gaungkan '2024 Manut Jokowi', Langgar Pesan Megawati
-
Acara Nusantara Bersatu Tuai Kritikan, Ketum Seknas Jokowi: Ada Agenda Politik, tapi Cuma Sapa Relawan
-
Cerita Gibran di GBK Saat Acara Kumpul Sukarelawan Pendukung Jokowi
-
Adian Napitupulu Tak Hadiri Undangan Acara Jokowi di GBK: Tidak Penting!
-
Ada di Balik Acara Relawan Jokowi di GBK, Raffi Ahmad 'Dirujak' Netizen: Ternyata Pendukung Kadrun Entertainment
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation