“Kita bolak balik menerima utusan masyarakat. Presiden tahu dan a were,” ujarnya.
Deddy bertanya, apakah acara itu begitu mendesak sehingga harus menghadirkan Jokowi.
“Apakah ada urgent si nya menghadirkan presiden?,” tanyanya.
Relawan Jokowi Tidak Taat Aturan
Sebelumnya, Menpora mengumumkan bahwa GBK untuk sementara waktu tidak dapat digunakan menyusul kegiatan piala dunia yang akan datang, termasuk menolak konser-konser.
Deddy mengklaim, pihaknya juga mendapat penolakan dari pengurus GBK ketika meminta izin untuk menggelar HUT PDIP ke-50.
“Disamaratakan, tidak boleh pak. Ini untuk persiapan piala dunia. Kita taat hukum. Tapi ini tiba tiba terjadi. Bukan kita iri tapi masa sih kita mau maksa,” katanya.
Mencoreng Nama Jokowi
Akibat acara Nusantara Bersatu besutan relawan, nama pemerintah dan Presiden Jokowi jadi tercoreng. buntut video viral relawan yang menyatakan siap tempur dengan orang yang berseberangan dengan Jokowi.
Baca Juga: Tak Punya Uang Berobat Untuk Anak, Kadek Joni Mencuri di Warung Tapi Ketahuan
“Makanya kita pusing. Kalau tidak, enggak kita openi ini barang. Justru karena kita sayang Jokowi dan relawan tolong dong. DPIP cuman mengingatkan,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Warga Terdampak Gempa Cianjur Diimbau Kembali ke Rumah Jika Tidak Mengalami Kerusakan
-
Jokowi: ASN Bukan Orang yang Harus Dilayani!
-
Tampilan Ganjar Rambut Hitam Cuma Ngeles, Mau Bermain Cantik Lebih Lama
-
Sumbangan Gempa Cianjur Senilai Rp 500 Juta dari Leslar Sempat Dinyinyiri, Rizky Billar Soroti soal Keikhlasan Memberi
-
Gaya Jokowi Tentukan Kriteria Capres Dinilai Langkahi Megawati, Ini Kata Pengamat
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib