/
Rabu, 30 November 2022 | 08:18 WIB
Ganjar Pranowo penampilan baru. ((Instagram/ @ganjar_pranowo).)

Pernyataan Presiden Joko Widodo soal pemimpin yang memikirkan rakyat berambut putih mengundang sorotan publik. 

Pernyataan yang disampaikan di depan ribuan relawannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022) itu dianggap sebagai kode politik untuk dukungan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Soal rambut putih, banyak pihak yang menggadang-gadangkan bahwa kode tersebut ditujukan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Namun usai digadangkan dapat kode dukungan dari Jokowi, Ganjar malah mengunggah fotonya dengan penampilan rambut hitam. 

Terkait unggahan Ganjar berambut hitam, pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyebut unggahan Ganjar hanya trik bermain cantik belaka. 

"Ya Ganjar sudah tahu dan paham bahwa dia sudah diendorse dan didukung oleh Jokowi, Ganjar itu kalau tidak didukung oleh Jokowi tidak akan kuat juga," kata Ujang dalam perbincangannya di sebuah stasiun televisi nasional. 

"Soal Pak Ganjar memoles diri dengan rambut hitam, itu cuma bagian dari komunikasi publik, bahwa merespons apa yang disampaikan Jokowi dengan narasi guyon tapi menurut Ganjar positif agar fokus publik enggak padanya," tambahnya. 

Menurut Ujang, Ganjar memposting foto dengan rambut hitam agar permianan politiknya lebih panjang. Ganjar sendiri disebut ingin tak terbaca jika sudah mendatkan dukungan Jokowi. 

"Jadi kalau Ganjar ngeles sedikit kalau bermain cantik dengan memoles rambutnya dengan rambut hitam ya Ganjar ingin bermain panjang, dia enggak mau membuka jati dirinya bahwa didukung Jokowi," ujar Ujang. 

Baca Juga: Pasca Putusan PK Mahkamah Agung, BSS Siap Tancap Gas

"Biarkan itu berjalan sendirinya tapi di belakang layar dia didukung Jokowi, ingin bermain cantik, ingin bermain lama, kalau [masyarakat] sudah tahu kan jadi tidak menarik lagi karena akan dibaca langkah politiknya oleh publik termasuk PDIP," imbuhnya. 

Load More