Ekonom senior sekaligus mantan menteri Rizal Ramli menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo memiliki keahlian transaksi politik yang luar biasa.
Bahkan Rizal Ramli menyebutkan Jokowi lebih ahli ketimbang Presiden Kedua Soeharto. Hal ini dinyatakan Rizal Ramli dalam perbincanga di Total Politik.
Menurut Rizal Ramli, keberanian Jokowi di berbagai elit yang cawe-cawe ke partai lain disebut karena Jokowi raja tega yang pandai melakukan transaksi.
"Jokowi Raja tega, tegaan lah dan ngerti banget orang gampang disogok dengan jabatan dengan uang, jadi transaksi ini dia lebih canggih dari Pak Harto," kata Rizal Ramli.
"Pak Harto kan ginian enggak pusing yang ngurusin orang lain tapi dia enggak bagi-bagi transaksi, baik buat rakyat yang sangat susah kasih duit 100 ribu senang maupun yang elitnya juga dikasih apa," imbuhnya.
Lebih lanjut Rizal Ramli menyebutkan bahwa belakangam orang-orang sudah tidak ideologis dan lebih ke pragmatis. Hal ini yang menurut Rizal Ramli membuat para elit dan organisasi anak muda sering kali disusupi uang atau jabataan.
"Ini merusak anak muda, aku sih lebih senang anak muda ditangkapin masuk penjara, baca buku terus karakternya teruji," ungkap Rizal Ramli.
"Daripada dikasih duit gede, ini yang dirusak jiwa rohnya, ini merusak anak-anak muda kita. The art of bagi-bagi grace ini Jokowi memang canggih banget lah dibandingin dengan Soeharto," imbuhnya.
Rizal Ramli sendiri pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman di periode pertama Presiden Jokowi.
Baca Juga: Elit PDIP Kritik Keras Relawan Jokowi: Momentum G20 Hilang Semua Gara-gara Acara GBK!
Dia juga pernah menjadi Kepala Bulog, Menko Bidang Perekonomian, dan Menteri Keuangan di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal