Sebelum tiba di rumah korban, terduga pelaku ternyata sudah ada di rumah korban. Pemilik akun menyebut kalau terduga pelaku telah mendoktrin keluarga korban dan mengarang cerita yang tidak sesuai fakta. Bahkan, terduga pelaku mengatakan jika korban dan pemilik akun melakukan hal yang melenceng di tempat kerja.
Dengan keadaan mental down dan seisi rumah yang berpihak kepada pelaku, korban pun teriak dan menangis pergi dari rumah. Pelaku membuntuti korban.
Di tengah kaburnya, korban sempat menelpon pemilik akun untuk menjemput lalu diantar ke kos temannya.
“Karena sudah lemas dan tidak bisa berhenti berjalan karena dibuntuti oleh pelaku. Sedangkan korban sudah muak untuk melihat pelaku,” cuitnya.
Keesokan harinya, korban pulang ke rumah dan menceritakan semua kejadian kekerasan seksual yang menimpa dirinya kepada keluarganya.
Tengah malam korban hanya menangis dan tidak mau pulang ke rumah. Rumah yang dianggapnya tempat aman malah menjadi tempat mencekam. Semua cerita yang diputarbalikan oleh terduga pelaku akhirnya terbantahkan dengan pengakuan korban.
Pelaku diminta datang ke rumah korban untuk mengkonfirmasi apa yang terjadi oleh orang tua korban. Tak habis pikir, terduga malah mengatakan bahwa perbuatannya dilakukan suka sama suka.
“Pelaku justru menuduh korban yang nyosor duluan dan memojokan korban seolah korban adalah sosok yang bejat,” ujar dia lagi.
Namun, semua terbantahkan lewat pengakuan korban dan beberapa chat pelaku.
Baca Juga: Pesan Terakhir Briptu Khoirul Anam, Korban Tewas Kecelakaan Helikopter Polri di Babel: OTW Pulang
Sampai saat ini, keluarga korban merasa terpukul dan akan berdiskusi untuk jeratan apa yang pantas untuk pelaku. Kabarnya keluarga juga akan melapor ke polisi.
“Karena kelakuannya, saya meminta netizen yang budiman untuk membantu memberi sanksi sosial kepada pelaku,” pintanya.
Berita Terkait
-
Semua Anggota Polisi di Sulawesi Selatan Diperintahkan Tembak di Tempat Pelaku Pembusuran
-
Identitas Keluarga yang Tewas Diracun di Magelang: Ayah Pensiunan Kemenkeu, Anak Sempat Kerja di Bank
-
Jumlah Pengungsi Korban Gempa Cianjur Capai 108.720 Jiwa, Titik Pengungsian ada 39.985, Berikut Rinciannya
-
Kunjungi Langsung Korban Gempa Cianjur, Gaya Lesti Kejora Yang Hedon Saat Berikan Bantuan Rp500 Juta Jadi Sorotan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo