/
Senin, 05 Desember 2022 | 14:26 WIB
Unggahan yang mengklaim Lesti dan Billar akan kembali tampil di TV. (YouTube/JAWARA GOSIP)

Beredar kabar bahwa Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan kembali mengusut pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Sebab, pasutri yang akrab disapa Leslar itu diklaim berencana kembali tampil di TV.

Informasi tersebut dibagikan oleh kanal Youtube JAWARA GOSIP pada Minggu, 4 Desember 2022.

Dalam unggahan itu juga diklaim bahwa Harsiwi Achmad alias Bu Siwi, Direktur Program dan Produksi di SCTV dan Indosiar, dikabarkan ikut buka suara soal kembalinya pasutri itu.

Thumbnail video juga memperlihatkan foto Lesti, Billar, Bu Siwi, dan juga Iis Dahlia.

Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.

"TEGAS! KPI KEMBALI USUT LESLAR YANG RENCANA BAKAL TAMPIL LAGI DI TV" tulis judul video.

"BAKAL TAMPIL LAGI DI INDOSIAR. BU SIWI BUKA SUARA TERKAIT LESLAR YANG DIBOIKOT KPI" tulis keterangan thumbnail video.

Lalu benarkah klaim tersebut?

Baca Juga: 5 Makanan yang Bikin Kulit Sehat dan Bercahaya, Yuk Coba Konsumsi!

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim soal Rizky Billar dan Lesti Kejora akan kembali tampil di TV adalah salah.

Faktanya, hingga saat ini tidak ada pemberitaan resmi dan konfirmasi mengenai pasangan Leslar yang akan kembali tampil di TV.

Dalam video tersebut, tak menunjukkan mengenai pengusutan kembali KPI ke Billar dan Lesti.

Akan tetapi, video unggahan menampilkan cuplikan-cuplikan dari pihak KPI ketika menegaskan soal pemboikotan Rizky Billar sebagai terduga pelaku KDRT beberapa bulan yang lalu.

Video juga menampilkan Nuning Rodiyah mengenai keputusan tegas KPI dengan memboikotnya pelaku KDRT dari dunia televisi dan radio.

Dilansir dari Suara.com, Nuning menjelaskan jika kebijakan dan keputusan yang dikeluarkan KPI mengacu pada regulasi yang ada seperti Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) dan Undang-Undang Penyiaran yang berlaku.

Ia juga mengatakan jika glorifikasi pelaku KDRT tak ditoleransi dan perlu adanya edukasi penguatan korban KDRT.

"Glorifikasi pelaku KDRT tidak ditoleransi, edukasi penguatan koban menjadi keharusan. Maka, konten-konten siaran yang mengarah pada upaya penghapusan KDRT dan upaya penguatan korban KDRT," kata Nuning.

Lesti dan Billar sendiri sudah terhitung dua bulan tidak tampil di acara TV. Hingga saat ini, pihak mereka belum buka suara soal rencana kembali tampil di TV.

Judul dan keterangan thumbnail video tak ada kaitannya dengan isi video. Foto thumbnail pun merupakan hasil suntingan atau editan.

Kesimpulan 

Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar yang diunggah soal klaim Leslar akan kembali tayang di TV adalah salah.

Informasi yang telah tersebar tersebut masuk ke dalam kategori hoaks.

Load More