Manado.suara.com - Bali, sebuah pulau yang terkenal dengan keindahan alamnya, budayanya yang kaya, dan keramahannya terhadap wisatawan, baru-baru ini dilanda oleh kontroversi yang melibatkan seorang bule perempuan asal Denmark.
Video yang merekam kelakuan tak senonoh bule Denmark ini viral di media sosial, menimbulkan kecaman dan keprihatinan di kalangan masyarakat Bali.
Dalam video yang tersebar luas, terlihat sepasang bule lelaki dan perempuan berboncengan dengan sebuah motor matic di kawasan Seminyak, Kuta, Bali.
Tampaknya, mereka sedang menjelajahi pulau dewata ini dengan semangat petualangan. Namun, tindakan tak senonoh yang dilakukan oleh bule perempuan tersebut mengubah suasana menjadi cemas dan muram.
Saat video itu diambil, si bule pria yang mengendarai motor terlihat berhenti dan berbicara kepada seseorang di belakang kamera.
Namun, tiba-tiba saja, bule perempuan yang ada di boncengan, tanpa malu-malu merenggangkan kedua kakinya dan memamerkan alat vitalnya ke arah kamera.
Tingkahnya yang jelas-jelas tidak pantas ini membuat banyak orang terkejut dan marah.
Bahkan, bule lelaki yang ada di depan menyadari perilaku yang tidak terpuji dari temannya itu. Ia dengan cepat bereaksi dan mengatupkan kedua kaki si bule perempuan, mencoba untuk menghentikan aksi tersebut. Namun, kerusakan sudah terlanjur terjadi dan video tersebut menyebar dengan cepat di dunia maya.
Tindakan ini menuai kecaman keras dari berbagai pihak, terutama dari aktivis lingkungan dan budaya Bali, Ni Luh Djelantik. Dalam pernyataannya, Ni Luh Djelantik mengecam perilaku bule tersebut dan mendesak agar para bule yang melanggar moral dan etika di Bali harus diproses secara hukum.
Ia lantas mendesak agar Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk bertindak menertibkan bule wisatawan yang bertingkah kurang ajar.
Baca Juga: Inara Rusli Tersipu Malu saat Dijodohkan dengan Ariel NOAH: Aku Bingung Kalo Sama Anak Band Lagi
“Bule ndableg pamer m***. Tindak tegas !! Trimakasih Kakanim Nurah Rai yang telah menindaklanjuti komunikasi kami. Terimakasih atas kerja keras kalian menjaga martabat bangsa kita tercinta. Indonesia tidak perlu turis sampah!!!” ujar Ni Luh Djelantik.
Ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan budaya dan menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan serta adat Bali.
Kontroversi ini menjadi sorotan publik karena kasus serupa yang sebelumnya terjadi, di mana seorang bule nekat telanjang di pementasan tari tradisional Bali. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa beberapa wisatawan asing tidak menghormati budaya dan adat istiadat lokal ketika mereka berkunjung ke Bali.
Tag
Berita Terkait
-
Bule Semakin Liar di Bali, Kali Ini Joget Tanpa Pakaian!
-
Denies Chariesta Punuh Sesal: Harusnya Gue Sudah Punya Anak Sekarang
-
Pecah Tangis Denise Chariesta saat Melukat di Bali, Mengaku Sudah Banyak Dosa
-
Terkuak! Biang Kerok di Balik Pidato Jokowi Soal Capres Rambut Putih
-
Eks Kader NasDem Niluh Djelantik Fisiknya Dihina Warganet Sebut 'Korengan'
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan