/
Sabtu, 26 Agustus 2023 | 21:25 WIB
Umat Muslim Uganda

Manado.suara.com - Ivan Gunawan, telah mengukir prestasi luar biasa dengan membangun Masjid Indonesia di Uganda, Afrika. 

Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Muslim setempat, tetapi juga sebuah simbol kepedulian dan kebersamaan lintas batas. 

Dengan visi untuk menciptakan ruang ibadah yang nyaman dan kokoh, Ivan Gunawan menghadirkan harapan baru bagi komunitas Muslim di Uganda.

Uganda, sebuah negara di Afrika Timur, memiliki sejarah panjang dalam keragaman budaya dan agama. Meskipun mayoritas penduduknya menganut agama Kristen, terdapat juga komunitas Muslim yang signifikan. 

Namun, kenyataannya adalah banyak masjid di Uganda tidak memiliki bangunan permanen yang memadai untuk ibadah. 

Banyak umat Muslim di sana harus beribadah di bawah kondisi yang sulit, seperti gubuk yang beratapkan daun kering atau tenda sederhana.

Melihat kondisi ini, Ivan Gunawan merasa tergerak untuk membantu. Dalam semangat kemanusiaan dan solidaritas agama, dia merencanakan pembangunan Masjid Indonesia di Uganda. 

Tujuan utamanya adalah memberikan tempat ibadah yang layak dan nyaman bagi umat Muslim setempat, serta mengatasi tantangan lingkungan dan kebutuhan praktis dalam beribadah.

Arsitektur Menyatu dengan Lingkungan Lokal

Baca Juga: Cerita Salmafina Sunan Masuk Gereja dan Murtad, Rasakan Sensasi Ini di Tubuhnya

Salah satu aspek penting dari proyek ini adalah pengembangan arsitektur yang sesuai dengan lingkungan lokal. Ivan Gunawan memahami pentingnya menghormati budaya dan tatanan arsitektur yang ada di Uganda. 

Oleh karena itu, dalam membangun Masjid Indonesia, arsitekturnya disesuaikan dengan bangunan-bangunan tradisional di tanah Afrika, sehingga masjid ini dapat menjadi bagian integral dari lanskap budaya setempat.

Dari Gubuk Daun Kering ke Bangunan Kokoh

Sebuah video yang diunggah oleh akun Lambe Gosip mengungkapkan kontras dramatis antara kondisi sebelum dan sesudah pembangunan Masjid Indonesia. 

Video tersebut menunjukkan bagaimana umat Muslim di Uganda sebelumnya beribadah di bawah gubuk yang beratapkan daun kering, dengan sekat-sekat kain sebagai pembatas antara jamaah laki-laki dan perempuan. 

Umat Muslim Uganda

umat muslim uganda (sumber:)

Atap daun kering yang tidak rapat memungkinkan panas matahari masuk dengan leluasa, menciptakan kondisi yang tidak nyaman bagi jamaah.

Load More