Mayangsari hidup bergelimang kemewahan pasca menikah dengan anak penguasa orde baru Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo. Kekayaan keluarga Cendana memang luar biasa.
Tak heran kalau kekayaan dan kemewahan yang dimiliki Mayangsari juga ikut disorot netizen lewat media sosial, terutama setelah diunggah oleh akun Tiktok Kombet nyimplung.
Rumah mewah Mayangsari terletak di Desa Karangsalam, Kedung Benteng, Purwokerto, yang secara tepat berada di utara Universitas Wiralodra Kusuma (UNWIKU).
Rumah tersebut mencuri perhatian dengan pintu gerbang kuning keemasan yang megah dan menakjubkan. Para penjaga di depan pintu gerbang selalu siap membungkuk hormat kepada tamu-tamu istimewa yang datang.
Rumah ini juga memiliki halaman yang sangat luas, memberikan suasana yang sangat nyaman bagi penghuninya. Pintu rumah yang kokoh dan berwarna kuning keemasan memberikan kesan kemewahan yang tak terbantahkan.
Bahkan, ada peliharaan berupa rusa yang menambah kesan asri dan eksotis di properti ini.
Namun, postingan mengenai rumah Mayangsari ini tidak luput dari kritik dan sindiran dari sebagian warganet. Mereka mengomentari bahwa kekayaan yang dimiliki Mayangsari diduga berasal dari hasil "keringat bangsa Indonesia".
Beberapa komentar menyiratkan bahwa kekayaan yang diperolehnya mungkin terkait dengan peristiwa atau perkembangan zaman Orde Baru (Orba) yang berkuasa pada masa lalu.
"Hartanya dari keringat bangsa Indonesia," ucap @miaxxx.
Baca Juga: Benarkah Mayangsari Bangkrut Setelah Hartanya Disita Halimah, Istri Bambang Trihatmodjo?
"Bangga tu kalau dari murni hasil kerja jerih payah dia sendiri, lah iki lho semua tahu cerita nya," jelas @liamxxx.
"Pengen liat endingnya," papar @kianxxx.
Pendapat dan komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki beragam pandangan tentang sumber kekayaan Mayangsari. Sebagian melihatnya sebagai hasil kerja keras dan perjuangan pribadi, sementara yang lain meragukan asal-usul kekayaannya.
Meskipun begitu, kehidupan mewah dan kemewahan rumahnya tetap menjadi bahan perbincangan dan perhatian di media sosial.
Berita Terkait
-
Benarkah Mayangsari Bangkrut Setelah Hartanya Disita Halimah, Istri Bambang Trihatmodjo?
-
Biodata dan Agama Mayangsari, Istri Bambang Trihatmodjo
-
Paling Tajir, Total Kekayaan Tommy Soeharto Tembus 9 T, Ada 2 Bisnisnya yang Bangkrut
-
'Canggih Banget' Cerita Rizal Ramli Soal Sikap Suportif Soeharto dalam Menyikapi Ilmuwan Tukang Kritik
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek