Metro, Suara.com-Pendaftaran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan kedua diperpanjang hingga 3 Juni 2022. Perpanjangan pendaftaran ini dilakukan untuk menampung antusiasme para mahasiswa yang ingin mengikuti program PMM, sejak dibukanya pendaftaran pada 13 Mei 2022 lalu.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk berpartisipasi dan berkontribusi pada PMM 2.
“Selama satu semester mengikuti program ini, kalian bisa berkuliah sampai 20 SKS di perguruan tinggi penerima, dan kami juga akan memberikan kesempatan untuk mengambil sampai enam SKS di perguruan tinggi pengirim secara daring,” ucapnya di Jakarta saat acara sosialisasi program secara langsung pada Selasa (31/5).
PMM sendiri merupakan salah satu program unggulan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Kemendikbudristek, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menggunakan hak belajarnya di luar program studi (prodi) dan di luar perguruan tinggi (PT) asal.
Sebelumnya, PMM 1 yang diselenggarakan pada tahun 2021, telah diikuti oleh sebanyak 11.464 mahasiswa melibatkan 215 PT penerima maupun pengirim. Sedangkan untuk tahun ini, target PMM 2 diperuntukkan bagi 16 ribu mahasiswa di mana mereka dapat memilih satu dari 194 PT penerima.
“Berbeda dengan tahun lalu, kini (mahasiswa) dapat memilih perguruan tinggi tempat mereka akan beraktivitas. Mahasiswa bisa memilih program studi, mata kuliah, dan perguruan tinggi,” terang Kepala Program PMM 2, Rachmawan Budiarto.
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa PMM 2 hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang belum pernah mengikuti Program PMM tahun 2021 dan tercatat bukan sebagai peserta aktif dalam program Kampus Merdeka lainnya pada saat PMM 2 berlangsung.
Pendaftaran program PMM dilakukan melalui laman program-pmm.id untuk mahasiswa semester 2, 4, dan 6. Jika lolos seleksi, peserta PMM 2 akan melaksanakan proses pembelajaran dalam kebinekaan untuk semester 3, 5, dan 7 di PT yang berada di klaster pulau berbeda dari PT asal atau pengirim serta berbeda dari domisili mahasiswa tersebut.
Adapun persyaratan bagi calon pendaftar adalah wajib memiliki surat izin dari PT pengirim; telah mendapatkan izin orang tua atau wali untuk mengikuti PMM 2; memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75; tidak pernah dikenakan sanksi akademik dan nonakademik pada saat periode pendaftaran; bersedia menaati seluruh ketentuan PMM 2; serta bersedia menerima konsekuensi atas pelanggaran terhadap ketentuan PMM 2.
Di samping itu, calon pendaftar ialah mahasiswa yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), memiliki atau bersedia membuat akun rekening aktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) atau Bank Syariah Indonesia (BSI) atas nama mahasiswa yang bersangkutan, telah menerima minimum dua dosis vaksin Covid-19, dan diutamakan memiliki asuransi kesehatan aktif berupa BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).
“Pengumuman Mahasiswa yang lolos untuk mengikuti PMM 2 akan dirilis pada bulan Juni mendatang. Setelah peserta dinyatakan lolos, mereka akan mengikuti kegiatan pembekalan pada bulan Juli sebelum mengikuti pembelajaran di PT penerima mulai bulan Agustus 2022,” jelas Rachmawan.
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Sausu Tambu Bersinar Lewat Desa BRILiaN, Ekonomi Pesisir Kian Kuat dan Berdaya Saing
-
Transformasi Sausu Tambu: Potensi Lokal Angkat Ekonomi Pesisir hingga Berprestasi Nasional
-
Desa BRILiaN Sausu Tambu Dorong Ekonomi Pesisir, Raih Pengakuan di Tingkat Nasional
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
-
Dari Desa Pesisir ke Panggung Nasional, Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Desa Sausu Tambu Tembus Prestasi Nasional, Ekonomi Pesisir Tumbuh Lewat Program Desa BRILiaN
-
Desa BRILiaN Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Pesisir hingga Level Nasional
-
Sausu Tambu: Dari Pesisir Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Berkat Program Desa BRILiaN