Metro, Suara.com- Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar kegiatan Kampanye Digital (Digital Campaign Activity).
Kampanye ini bertujuan untuk menyebarluaskan nilai-nilai pendidikan karakter yang diharapkan mampu mendorong generasi muda bangga terhadap Pancasila. Sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila yang gencar digaungkan, Puspeka memilih medium yang dekat dengan pelajar dalam membangkitkan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah generasi muda.
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puspeka Kemendikbud, Hendarman meyakini, ketika generasi muda sudah mengamalkan Profil Pelajar Pancasila maka dengan sendirinya mereka akan memahami pentingnya Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan demikian, diharapkan para Pelajar Pancasila akan Bangga Punya Pancasila,” tuturnya di Jakarta, Rabu (8/6).
Profil Pelajar Pancasila memiliki enam nilai, yaitu (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, (2) berkebinekaan global, (3) gotong-royong, (4) mandiri, (5) bernalar kritis, dan (6) kreatif.
Lebih lanjut, Hendarman mengatakan bahwa rangkaian kegiatan kampanye digital menyajikan pesan-pesan sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap sejumlah masalah yang harus mereka hadapi dan menjadikan nilai luhur Pancasila sebagai acuan dalam menemukan solusi.
“Seperti kondisi yang bisa mengancam keselarasan dan kehidupan berbangsa dan bernegara dikarenakan tidak adanya pengetahuan serta pemahaman akan Pancasila itu sendiri yang menyebabkan adanya degradasi pemahaman dan pengamalan,” terangnya.
Hendarman berharap, melalui kegiatan ini, para generasi muda khususnya tidak hanya sekadar mengetahui apa saja nilai-nilai Pancasila namun juga tergerak untuk mengamalkan nilai luhur tersebut di dalam kesehariannya. “Dengan mendekatkan Pancasila dengan elemen-elemen berkehidupan sehari-hari di kalangan generasi muda, maka mereka bisa dekat dan bangga dengan menjalankan ideologi Pancasila dalam keseharian mereka,” ujarnya optimistis.
Berbagai rangkaian kegiatan Kampanye Digital digagas dalam bentuk berbagai lomba yang bertujuan untuk meningkatkan kontribusi generasi muda dalam mengaplikasikan semangat jiwa Pancasila yang sejalan dengan nilai profil pelajar pancasila.
Selain itu untuk menyebarluaskan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan lomba dengan menampilkan kemampuan artistik dan perspektif kreatif. Diharapkan melalui cara-cara yang lebih menarik itu generasi muda dapat lebih memahami nilai-nilai luhur Pancasila serta mampu melaksanakan peran dan tanggung jawabnya untuk menjunjung tinggi ideologi bangsa dan negara.
Adapun gelaran lomba akan dimulai pada 8 s.d. 26 Juni 2022, yaitu Lomba Mewarnai untuk usia PAUD-SD serta Lomba Kreasi Post Story Instagram dengan menggunakan fitur stiker di Instagram untuk usia SMP, SMA/SMK, Perguruan Tinggi, dan masyarakat umum. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Instagram Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI @cerdasberkarakter.kemdikbudri.
Berita Terkait
-
Childfree hingga Kabur Aja Dulu: Pelarian Anak Muda atau Bentuk Protes terhadap Realitas?
-
Kenapa AI Terasa Lebih Enak Diajak Curhat daripada Manusia? Ini Penjelasan Peneliti
-
Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal
-
AI Mengubah Cara Kerja Generasi Muda: Peluang atau Malah Ancaman?
-
Di Tengah Ketidakpastian Global, Generasi Muda Dipanggil Menjadi Pembawa Perubahan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan