Metro, Suara.com- Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Djauhari Oratmangun, dan Sekretaris Jenderal ASEAN-China Center, Chen Dehai; mengunjungi Center for Language Education Cooperation (CLEC), Kementerian Pendidikan RRT. Rombongan diterima oleh Direktur Jenderal (Dirjen) CLEC, Ma Jianfei.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penguatan kerja sama pengajaran bahasa Mandarin dan pendirian Pusat Bahasa Mandarin dan Inovasi di enam perguruan tinggi Indonesia, yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), London School of Public Relations (LSPR), Universitas Ciputra dan Universitas Pancasila.
Djauhari Oratmangun mengapresiasi CLEC yang telah memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan dosen melalui kegiatan pelatihan yang baru selesai dilaksanakan. Kegiatan pelatihan yang dimaksud adalah pelatihan guru pendidikan vokasi bidang manajemen logistik, e commerce dan teknologi komputer, sebanyak 900 orang; pelatihan kepemimpinan kepala sekolah semua jenjang sebanyak 600 orang; serta pelatihan guru dan dosen bahasa Mandarin sebanyak 600 orang.
“Kegiatan ini memiliki dampak yang positif karena diharapkan para peserta dapat mendesiminasikan ilmunya yang didapat kepada kepala sekolah atau guru lainnya di kota masing-masing,” ungkap Djauhari, di Beijing, Senin (27/6).
Pada kunjungan ini juga dibahas fasilitasi permintaan enam universitas di Indonesia untuk mendirikan Pusat Bahasa Mandarin dan Inovasi. Kehadiran Pusat Bahasa ini sebagai pusat pengajaran budaya dan bahasa Mandarin, menghadirkan pelatihan vokasi, penyelenggaraan Festival Budaya Tiongkok, pembekalan kepada pelajar yang akan berangkat ke RRT, pengiriman teaching assistant dalam pengajaran bahasa Mandarin, penyelenggaraan kegiatan winter and summer camp ke Tiongkok serta kegiatan alih teknologi melalui pelatihan dan pengembangan penelitian di perguruan tinggi mitra.
“Kami akan segera merealisasikan usulan pendirian Pusat Bahasa dan Inovasi di enam perguruan tinggi tersebut,” ungkapnya.
Kehadiran enam pusat ini akan semakin menguatkan upaya diplomasi bahasa Mandarin serta menunjukkan komitmen pemerintah Tiongkok dalam peningkatan sumber daya guru, kepala sekolah dan dosen melalui pelatihan-pelatihan, kemitraan perguruan tinggi, riset bersama dan pemberian beasiswa. CLEC juga akan memberikan bantuan 35 unit Smart Classroom yang merupakan inovasi teknologi untuk menumbuhkan minat belajar bahasa Mandarin serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara virtual bagi pengajar bahasa Mandarin untuk semua jenjang pendidikan.
“Sebagai penghargaan atas upaya yang dilakukan oleh KBRI Beijing dalam penguatan berbagai kerja sama bidang diplomasi bahasa, CLEC menganugerahkan Djauhari Oratmangun sebagai Senior Advisor Center for Language Education Cooperation,” tutur Dirjen CLEC.
Selain banyak melatih para pegiat pendidikan, KBRI Beijing mencatat bahwa CLEC telah memberikan beasiswa bagi 2.749 orang guru dan dosen Indonesia untuk jenjang pendidikan sarjana, magister dan program doktor. “Jumlah beasiswa dari CLEC ini akan terus ditingkatkan seiring dengan minat bahasa Mandarin di Indonesia yang terus meningkat,” ungkap Yaya Sutarya, Atase Pendidikan KBRI Beijing.
Baca Juga: Studio Oops Putar Film di RIS
Oleh karena itu, Yaya berharap, peluang ini dapat dimanfaatkan oleh banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan kualitas dosen dan kualitas pengelolaan program studi khususnya bahasa Mandarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dilema Guru Swasta: Gaji Kecil, tetapi Dianggap Sudah Beruntung
-
Apakah Jalan Kaki Bisa Mengecilkan Perut Buncit? Simak Penjelasan dan Tips agar Cepat Rata
-
Ironi Kelas Menengah: Masihkah Menjadi Dokter Sebuah Mimpi yang Masuk Akal?
-
Mutasi Massal ASN Dicurigai Berkaitan dengan Bocornya Dokumen Perjalanan Menteri PU
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki Paling Worth Buying di 2026, Anti Pegal dan Tetap Stylish
-
Roadmap AI Indonesia 2026-2029 Segera Rampung, WAICO Jadi Pintu Kolaborasi Global
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 18 Juli 2026, Semakin Dekat dengan Keberhasilan
-
Lampaui Colony, HOPE Jadi Film Tercepat Raih 1 Juta Penonton di 2026
-
Waspada Skincare Palsu Berbahaya, Ini Ciri-Ciri Kelly Pearl Cream yang Asli
-
Iker Casillas Sebut Taktik Thomas Tuchel Bikin Inggris Jadi Pengecut di Piala Dunia 2026