/
Rabu, 06 Juli 2022 | 17:07 WIB
Pensil Bersejarah

Metro, Suara.com- Masalah pengelolaan sampah perkotaan adalah salah satu topik yang terus dibincangkan berbagai kalangan. Hal itulah yang mendorong Fizul Surya Pribadi menerjemahkan tesisnya yang terkait dengan pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular di Kota Metro dan 

Lulusan S2 dari Universitas Twente Belanda tersebut menggandeng penerbit lokal Pensil Bersejarah untuk memperluas diskursus terkait pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular.

"Transisi kepada circular economy merupakan salah satu upaya untuk mempercepat tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya mementingkan aspek Profit (ekonomi) semata tetapi juga mementingkan aspek People (sosial) dan Planet (lingkungan) secara simultan dimana yang ditekankan adalah prinsip untuk kembali kepada cara allam bekerja yaitu ketiadaan sampah,"jelas Fizul.

Menurutnya pengelolaan sampah di Kota Metro lewat integrasi circular economy mendorong untuk melakukan pendekatan-pendekatan baru sebagai upaya tambahan dari upaya yang selama ini sudah dilakukan. Upaya yang mengedepankan prinsip win-win solution untuk stakeholder pengelolaan sampah di Kota Metro.

"Untuk itu diperlukan kolaborasi yang sifatnya tidak konvensional terkait pengelolaan sampah di Kota Metro baik dengan melibatkan komunitas, swasta hingga sektor pebankan,"ujarnya.

Sebelumnya pada 7 Jui 2022 Pemerintah Kota Metro melakukan penandatanganan komitmen di Bumi Perkemahan Sumbersari Bantul, Metro Selatan sebagai bagian dari Hari Lingkungan Hidup Sedunia serta perayaan HUT Kota Metro ke-85.

Terpisah, Adi Setyawan dari Pensil Bersejarah mengatakan buku karya Fizul tersebut akan didiskusikan pada Jum'at 8 Juli 2022 mendatang mulai Pukul 15.00.

"Buku ini merupakan bagian dari program kami 1 bulan 1 buku baru, sebelumnya pada Juni kami menerbitkan buku 85 Tahun Kota Metro bersama puluhan penulis Metro,"ungkapnya.

Adi menambahkan bahwa diskusi buku ini akan menghadirkan tiga narasumber yakni Fizul selaku penulis buku, Wayan Nata dari BNI dan Yerri Noer Kartiko dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro.

Baca Juga: Kemnaker Dorong Perusahaan Terapkan Hubungan Industrial Pancasila untuk Pertumbuhan Ekonomi

"Peserta diskusi juga akan mendapatkan soft drink yang disediakan oleh Coca Cola,"tambahnya.

Sementara itu Yayan dari Coca Cola mengatakan pihaknya bersama  Pemerintah Kota Metro telah melakukan penandatanganan Komitmen Bersama Pilot Project Bank Sampah.

"Bank Sampah tersebut merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi beban sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan mengurangi risiko gas rumah kaca yang berkontribusi pada perubahan iklim, meningkatnya sumber emisi metana, serta pencemaran air dan tanah," pungkasnya.

Load More