Metro, Suara.com - Di Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, Alfamart atas hasil donasi konsumennya memberikan bantuan total sebanyak 1425 paket perlengkapan sekolah di 20 kota di Indonesia.
Perlengkapan sekolah berisi tas sekolah, buku tulis, alat tulis dan hand sanitizer diberikan kepada siswa-siswi sekolah dasar yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman menjelaskan, bertepatan pada momen Hari Anak Nasional, disalurkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak sekolah, agar mereka semakin semangat belajar. Terlebih kegiatan belajar mengajar tatap muka yang mulai berjalan kembali.
"Semoga ini menjadi penyemangat tambahan untuk anak-anak memulai sekolah kembali," tuturnya.
Dia menjelaskan, perlengkapan sekolah yang dibagikan itu adalah hasil kedermawanan konsumen Alfamart, melalui program donasi konsumen, dimana donasi ini dikelola dan disalurkan oleh Yayasan BMCI.
“Pembagian perlengkapan sekolah ini adalah contoh kepedulian dari masyarakat kepada masyarakat lain yang membutuhkan bantuan sesama, difasilitasi oleh program donasi konsumen,” terangnya.
Alfamart mengucapkan terima kasihnya kepada konsumen yang secara sukarela memberikan donasi. Karena melalui donasi yang diberikan terbukti bisa membantu kepada sesama.
Selain itu, Alfamart menggelar kompetisi daring kreasi daur ulang menjadi ecobag. Bertemakan “Ayo bersama menjadi Sahabat Bumi”, kompetisi kategori SD dan SMP ini, menantang anak-anak untuk berkreasi daur ulang sampah atau barang bekas menjadi tas ramah lingkungan dengan memperebutkan total jutaan rupiah.
Info lengkap lomba ini sendiri bisa diakses melalui akun instagram @alfamart.tv atau klik https://www.instagram.com/alfamart.tv/
Baca Juga: Siswa Indonesia Torehkan Prestasi di Olimpiade Internasional Geografi di Paris
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim