Metro, Suara.com - Kuba akan menggelar referendum pada 25 September 2022 mendatang untuk menentukan apakah akan mengadopsi undang-undang keluarga yang diperbarui. Aturan baru tersebut melegalkan masalah pernikahan sesama jenis dan orang tua pengganti, demikian diumumkan parlemen negara pulau itu hari Jumat (22/7/2022).
“Keputusan akhir akan berada di tangan rakyat,” tetapi “kami yakin bahwa pada waktunya, mayoritas rakyat Kuba akan mendukung undang-undang revolusioner, inklusif dan demokratis ini,” kata sekretaris Majelis Nasional.
Undang-undang Keluarga yang baru akan menggantikan legislasi yang sudah berlaku selama 47 tahun.
Aktivis LGBTQ telah berusaha memasukkan pernikahan sesama jenis ke dalam Konstitusi Kuba ketika direvisi tahun 2019, tetapi akhirnya ditarik karena tentangan kuat dari beberapa gereja tertentu dan kelompok-kelompok konservatif.
Apabila referendum itu lolos, maka Kuba akan bergabung dengan tujuh negara Latin Amerika lain yang telah mengizinkan pernikahan sesama jenis: Kosta Rika, Argentina, Brazil, Kolombia, Ekuador, Uruguay dan yang terakhir, Chile.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah