Metro, Suara.com - Salah satu pemilik UMKM Greenville Farm ID, Bobby Agus mengatakan bahwa melakukan pemasaran bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah alias UMKM lokal memang tidaklah mudah.
Untuk itu diperlukan strategi marketing yang baik agar produknya dapat dikenal lebih luas lagi. Hal ini sendiri dirasakan salah satu pemilik UMKM Greenville Farm ID, Bobby Agus. Sebagai pemilik brand, Bobby mengaku cukup sulit untuk memperluas pasarnya. Apalagi brand yang dijualnya sendiri berupa sayuran yang memang harus tiba kepada pelanggan di hari yang sama.
Selain itu karena produknya yang berupa sayuran sendiri juga membuatnya sulit untuk membuatnya menarik. Untuk itu, menurutnya diperlukan strategi khusus agar produk yang dijualnya menarik bagi pelanggan.
Meskipun sulit, Bobby mengaku mencari cara agar pemasaran produk miliknya tersebut mejadi luas. Oleh karena itu, ia bekerja sama dengan salah satu perusahaan jasa antar Ninja Xpress.
Salah satu fitur yang memang bermanfaat bagi UMKM miliknya sendiri yaitu Creative Hub. Melalui fitur tersebut, pihaknya bekerja sama untuk dapat membuat foto dan video yang telah disediakan.
Hal tersebut sendiri juga sangat berguna untuk memasarkan produknya dengan gambar dan video yang menarik di media sosial miliknya.
“Adanya fasilitas Creative Hub sendiri menjadi solusi karena telah membantu kami menemukan ide-ide serta penghematan biaya untuk produksi konten khususnya video dan gambar,” ucap Bobby dalam acara Media Visi: Creative Hub Ninja Xpress Dukung Jakarta Jadi Showcase Produk UKM Seluruh Indonesia, Selasa (26/7/2022).
Selain itu, Creative Hub sendiri juga merupakan hasil diskusi kedua pihak. Jadi pemilik UMKM tetap bisa berdiskusi konsep foto ataupun video yang diinginkan. Sedangkan, untuk penyedia jasa sendiri tinggal mengikuti arahan yang ada.
Head of Public Relationship Ninja Xpress, Ribka Pratiwi mengungkapkan, pihaknya sendiri telah menerima sekitar 1200 UMKM yang melakukan program Creative Hub sejak 2020 lalu.
Baca Juga: Sektor Ketenagakerjaan Mulai Tunjukkan Pemulihan Paska Pandemi
Kebanyakan produk yang menggunakan program yang satu ini yaitu UMKM yang bergerak di bidang fashion, health and beauty, serta food and beverage.
“Untuk Creative Hub sediri kita udah ada sejak 2020, saar ini ada 1200 UMKM yang mengirim barang. Untuk tiga terbesar sendiri ada pada bidang fashion, health and beauty, serta food and beverage,” ungkap Ribka.
Program Creative Hub sendiri juga akan memberikan pelatihan kepada UMKM mengenai pemasaran agar mendapat pelanggan yang semakin luas. Hal ini juga yang membantu UMKM mampu untuk bersaing dengan perusahan brand-brand ternama lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Kepala Kanwil BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Hakim DD Dipecat Karena Terbukti Telantarkan Mantan Istri dan Anak
-
Kuota Mudik Gratis 2026 PT INKA Masih Tersedia: Cek Rute, Syarat dan Klik Link Daftarnya di Sini!
-
OTT Bupati Pekalongan: Fadia Arafiq Diduga Atur Proyek Pemkab untuk Perusahaan Keluarga
-
Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan
-
Gamis Bini Orang dan Sultan Laris Manis Jelang Lebaran, Penjualan di Jogja Naik hingga 70 Persen
-
Usai Lawan Persebaya, Umuh Muchtar Minta Big Match BRI Super League Dipimpin Wasit Asing
-
Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter