Metro, Suara.com- Forum Pengasuh Pesantren Putri (Fasantri) Provinsi Lampung masa khidmat 2021-2026 resmi dikukuhkan di Pondok Pesantren Madarijul Ulum, Batu Putu, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung rabu 27 juli 2022.
Acara pengukuhan ini juga disertai dengan Launching SOP Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Putri.Prosesi pengukuhan ini dihadiri oleh Hj. Chusnunia Chalim sebagai Sekretaris Umum Fasantri sekaligus Wakil Gubernur Lampung dan Dawam Rahardjo selaku Bupati Lampung Timur.
Turut hadir jajaran pengurus dan pembina Fasantri seperti Nyai Hj. Kholisoh Chalim yang merupakan ibu dari Wakil Gubernur Lampung Chusnunia dan Anggota DPD RI Jihan Nurlela, Nyai Hj. Sopiah Maksoem, Nyai Hj. Heni Insiyah Buhori, Nyai Hj. Syamsiah dan Nyai Hj. Jamaludin.
Pengurus Fasantri Lampung yang dikukuhkan yakni, Ketua Nyai Hj. Binti Amanah Adnan, wakil ketua Nyai Laila Tarwiyati dan Nyai Hj. Fatimah, sekretaris Ning Aliful Ma'rifah dengan wakil Ning Maulida Zauroh dan Ning Nabila Muzayyanah. Sementara untuk bendahara Nyai Hj. Rida Rotul Aliyah dengan wakil Nyai Mudrikah, bidang pendidikan Ibu Nyai Hj. Na'ma'ul Jazilah, bidang sosial dan dakwah budaya Ibu Nyai Rodiatun Siti Amanah, bidang pengkaderan dan dakwah Ibu Nyai Afifah Sodiq, bidang humas dan hafizoh Ibu Nyai Laili Masitoh.
Melalui media zoom Ketua Umum Fasantri Nyai Hj. Hindun Annisa mengungkapkan mengatakan Fasantri berperan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Saatnya para Bu Nyai dan pimpinan pesantren putri yang hari ini tergabung dalam Fasantri untuk ikut berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta saling bergandeng tangan untuk melawan radikalisme," ujarnya.
Ia juga mengatakan pesantren harus waspada dengan isu kekerasan seksual yang belakangan mencuat.
"Internal Pesantren juga harus lebih berhati-hati khususnya akhir-akhir ini terkait isu kekerasan seksual yang terjadi. Dan saya sangat mengapresiasi beberapa pesantren yang sudah memiliki SOP pencegahan kekerasan seksual," tandasnya.
Sementara Sekretaris Umum Fasantri Chusnunia Chalim mengatakan rasa bangga kepada para bu nyai di Provinsi Lampung yang selama ini telah bergotong-royong melalui internal pesantren untuk membangun Provinsi Lampung.
"Saya sangat mengapresiasi gotong royong para bu nyai yang selama ini dari dunia pesantren untuk sama-sama membangun Lampung Berjaya," katanya.
Baca Juga: Didepan Santri, Sandiaga Bagikan Empat Tips Jadi Pengusaha Sukses untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Chusnunia juga mengapresiasi SOP kekerasan seksual yang dikeluarkan oleh Fasantri Lampung.
"Hal yang kita harapkan setelah Fasantri mengeluarkan SOP ini agar di dalam pondok pesantren tidak terjadi lagi kekerasan seksual, radikalisme dan terorisme. Kemudian kita harapkan supaya lulusan pondok pesantren menjadi pribadi yang siap bertarung dan berjuang secara ekonomi," jelasnya.
Ketua Umum Fasantri Lampung yang baru dilantik Nyai Hj. Binti Amanah menyampaikan komitmennya dalam upaya pencegahan kekerasan seksual khususnya di lingkungan ponpes.
"Fasantri akan berkomitmen dalam mengarus utamakan pencegahan kekerasan seksual di dalam pesantren melalui SOP yang hari ini kita resmikan," katanya.
Sementara Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo juga berharap kedepan Fasantri berkolaborasi dengan Pemda.
"Pemerintah Daerah memberikan ruang terbuka untuk kolaborasi dengan semua pihak, termasuk Fasantri dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, UMKM dan lainya,"pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam