Metro,Suara.com-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo terus mendorong pemajuan kebudayaan Indonesia, melalui perhelatan budaya Indonesian Diversity Festival: A Million Colours yang digelar bersama Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang, Sabtu (30/7) di Yokohama.
Acara ini sendiri merupakan bagian dari kegiatan Indonesia – Japan Forestry Investment Dialogues 2022 yang digagas oleh Atase Kehutanan KBRI Tokyo, M. Zahrul Muttaqin.
Festival budaya diselenggarakan dengan topik utama pameran dan lokakarya wastra yang dibuat dengan metode ikat ganda dari Indonesia dan Jepang, yakni Kain Gringsing dan Kurume Kasuri. Tampilan tarian tradisional dari beberapa provinsi, suguhan hadrah dan permainan gamelan memperkaya acara pameran dan lokakarya yang dihadiri ratusan pengunjung.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi, dalam sambutannya, mengingatkan pentingnya mempertahankan persatuan Indonesia yang memiliki keberagaman suku bangsa dan bahasa.
“Sebagai bangsa, kita harus mensyukuri keberagaman yang dimiliki. Dengan jumlah suku bangsa lebih dari 1.300 dan ratusan bahasa daerah, maka semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti Unity in Diversity harus terus ditanamkan dalam hati sanubari dan diimplementasikan dalam kehidupan dengan bergotong royong memulihkan negara kita,” tutur Heri.
Heri juga menekankan bahwa semangat yang diusung KBRI Tokyo juga senantiasa sejalan dengan semangat Indonesia sebagai Presidensi Perhelatan G20. Dubes Heri juga menegaskan pentingnya mempertahankan budaya bangsa dalam bentuk wastra yang juga sangat banyak di Indonesia.
“Kain Gringsing merupakan warisan nenek moyang yang hanya ada di Desa Tenganan, Bali. Teknik pembuatan ikat ganda di dunia hanya dapat ditemui di 3 negara, yakni Indonesia, Jepang dan India. Saya bangga bahwa hari ini salah satu wastra Indonesia dapat bersanding dengan wastra Jepang yang memiliki keunikan sama dalam Teknik pembuatannya. Melalui pameran dan lokakrya hari ini diharapkan Kain Gringsing semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat Jepang,” jelas Heri.
Penggiat pelestarian budaya sekaligus Ketua Yayasan Karacita, Rere Woelandari, yang bertindak selaku narasumber dalam kegiatan ini, bersama Perwakilan Shimogawa Kasuri Factory, Kyozo Shimogawa, berdiskusi dalam lokakarya ini. Keduanya memaparkan sejarah kedua wastra, dan sepakat menginginkan kerja sama erat ke depan guna mempromosikan dan melestarikan kedua jenis wastra yang termasuk unik dan langka di dunia.
Sebelumnya, Rere menuturkan, Yayasan Karacitra Indonesia merupakan salah satu penerima manfaat Program Fasilitasi Bidang Kebudayaan yang diusung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan luaran buku “Keberlanjutan Mastro Tunun Gringsing” dan dokumentasi video yang diputar dalam kesempatan yang sama.
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Republik Indonesia di Tokyo, Yusli Wardiatno, dalam kesempatan ini, menyampaikan bahwa pengenalan Kain Gringsing ini merupakan upaya diplomasi budaya yang efektif di Jepang, mengingat warga Jepang umumnya sangat menghargai karya budaya. “Apalagi wastra Indonesia ini mempunyai kesamaan dengan wastra tradisional Jepang yang ditemukan lebih kurang 200 tahun silam,” tutur Atdikbud Yusli.
“Antusiasme dan apresiasi masyarakat Jepang terhadap budaya tradisional Indonesia sangat tinggi. Kain Ginsring ini berasal dari Bali, dan umumnya wisatawan asal Jepang yang ke Indonesia memilih Bali sebagai destinasi wisata favorit. Maka, kegiatan ini sangat disambut baik. Diskusi yang terbangun pun dapat menjadi pembelajaran dua pihak dalam mengembangkan warisan budaya ini,” pungkas Yusli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Mediterranean Muse: Saat Tas Travel Bertransformasi Menjadi Fashion Statement
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang