Metro, Suara.com- Pemenuhan hak-hak lansia menjadi tupoksi utama yang menjadi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial Dinas Sosial Provinsi Lampung, dalam bentuk pelayanan rehabilitasi sosial lanjut usia terlantar di dalam panti milik Pemprov Lampung.
Ttahun ini melalui Dinas Sosial mengalokasi bantuan sarana dan prasarana untuk 7 panti milik Pemerintah Provinsi Lampung.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi saat menyerahkan 3 unit Kompor gas, 2 Magic com ukuran besar, Freezer, dan lemari es, untuk UPTD Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Tresna werdha, Natar Lampung Selatan, yang diterima oleh Kepala UPTD setempat, Zufrianto Ali Sahroni,Selasa (9/8/2022).
"Bantuan ini sebagai bentuk komitmen Pak Gubernur dalam rangka memaksimalkan layanan rehabilitasi terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial ( PPKS ) yang menjadi kewenangan Provinsi, sehingga kualitas pelayanan di panti-panti kita, yang ada 7 di Provinsi Lampung bisa lebih maksimal," ujar Aswarodi..
Aswarodi menambahkan, perhatian Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terhadap pemenuhan hak-hak lansia juga tertuang dalam misinya "Rakyat Lampung Berjaya", di bidang sosial.
Bantuan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan PPKS bukan hanya diberikan kepada 7 panti milik Pemprov Lampung, tetapi juga memberikan support dukungan untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang dikelola oleh masyarakat, di 15 kabupaten kota.
Seperti beberapa waktu lalu telah diserahkan bantuan dalam bentuk penguatan kelembagaan dan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada LKS Amanah Bunda berupa peralatan menjahit dan bahan dasar pakaian, juga ke LKS Alamanda berupa peralatan usaha sate ayam, Minuman, dan sosis bakar, untuk dua orang disabilitas warga binaannya.
"Apa yang menjadi kebutuhan itu dipenuhi, bangunannya juga direhab, yang rusak diganti. Tujuannya adalah agar kualitas pelayanan bisa lebih ditingkatkan, kami berupaya melaksanakan program pelayanan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat terutama Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)," pungkasnya.
Baca Juga: Menag Buka Pesona I Mahasiswa PTKN 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Dibina LinkUMKM BRI, TSDC Bali Angkat Kerajinan Serat Alam Lokal Menembus Pasar Lebih Luas
-
Kesaksian Anak Selamat Bikin Merinding, Satu Keluarga di Tepi Barat Dibunuh Tentara Israel
-
Cek Promo Sirup Lebaran di Superindo, Belanja Murah di Solo untuk Sambut Hari Raya
-
Berawal dari Desa Celuk, TSDC Bali Kembangkan Kerajinan Serat Alam dengan Dukungan LinkUMKM BRI
-
THR untuk Mertua Idealnya Berapa? Intip Cara Menghitungnya agar Pas dan Dompet Tetap Aman
-
Ucapan Idulfitri 2026 Singkat dan Estetik untuk Caption Instagram
-
Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Dianjurkan dalam Islam? Ini Lafal dan Artinya
-
7 Trik Bagi THR untuk Keponakan, Dompet Aman Tak Boncos Usai Lebaran 2026
-
Catat Tanggalnya! ILLIT Umumkan Jadwal Comeback April dengan Lagu "It's Me"