Metro, Suara.com - Sebanyak 1.000 orang mengikuti upacara HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, di Lapangan Pattimura, Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Rabu (17/8/2022). Mereka memakai pakaian adat sejumlah provinsi di Indonesia.
1.000 orang yang mengikuti upacara tersebut terdiri dari perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke, Kapala Distrik Sota dan jajaran, Pengelola PLBN Sota, jajaran TNI dan Polri, Unsur CIQ Kabupaten Merauke, instansi pendidikan MI, SD, SMP, SMK di Distrik Sota, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum Kampung Sota dan sekitarnya
Bertindak sebagai inspektur upacara, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Robert Simbolon. Ia mewakili Menteri Dalam Negeri, selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)
Robert mengatakan, hari kemerdekaan perlu dimaknai sebagai upaya untuk menggelorakan semangat dan harapan, sebagaimana tema HUT Kemerdekaan tahun ini, yaitu “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
"Kurang lebih dua tahun terakhir, Indonesia telah menghadapi pandemi Covid-19. Saya yakin, itu berdampak sampai ke masyarakat kita di perbatasan negara. Mari maknai HUT Kemerdekaan ke-77 ini sebagai upaya untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," ujar Robert.
Rangkaian peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di perbatasan RI - Papua New Guinea ini juga dimeriahkan dengan acara jalan santai dan senam bersama, serta berbagai lomba olahraga dan permainan rakyat.
Puncak peringatan diawali dengan kirab Bendera Merah Putih, dengan panjang 77 meter, yang diikuti oleh seluruh peserta upacara. Upacara diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan secara simbolis dari Kepala BNPP kepada perwakilan petugas dan pendukung rangkaian kegiatan peringatan HUT RI.
Berbagai lomba juga diselenggarakan untuk memeriahkan acara ini, yaitu lomba futsal, volly putra, volly putri, dan kebersihan lingkungan. Selain itu juga lomba tarik tambang, panah tradisonal, gigit sendok, makan kerupuk, lompat karung, memasukan paku dalam botol, dan joget balon.
Baca Juga: BPJPH Dorong Optimalisasi Pendampingan Proses Produk Halal di NTB
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Blacklist hingga Denda! Purbaya Tegaskan Sanksi Bagi Penerima LPDP yang Hina Negara
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset