Metro, Suara.com- Kementerian Ketenagakerjaan terus mendukung partisipasi perempuan pada sektor UMKM agar bisa mengembangkan usahanya di era digitalisasi saat ini. Langkah ini sangat perlu dilakukan guna berdampak penting bagi pembangunan ekonomi Nasional.
Melihat besarnya signifikansi UMKM dalam perekonomian dan sektor ketenagakerjaan, hal ini merupakan kewajiban bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk selalu mendukung UMKM yang telah menjadi penghidupan bagi Sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya kaum perempuan.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, dalam sambutannya pada acara Pemberian Bantuan Modal Untuk UMKM yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI), di Jakarta, Kamis (18/8), menyatakan Berdasarkan data BPS yang diolah oleh Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM Indonesia menyumbangkan hingga lebih dari sekitar 60 persen PDB Indonesia pada tahun 2019. Menurutnya, berbicara tentang UMKM tentu juga bersinggungan erat dengan pengusaha dan tenaga kerja perempuan. 50 Persen pengusaha yang menjalankan UMKM adalah perempuan.
"Data telah menunjukkan bahwa persentase perempuan yang bekerja di sektor informal khususnya pada UMKM sangatlah besar, jadi UMKM juga berperan penting dalam hal menyerap sebagian besar tenaga kerja perempuan yang ada di Indonesia," kata Ida.
Ida juga mengungkapkan arahan Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR pada tanggal 16 Agustus lalu, Beliau memberikan perhatian khusus pada UMKM sebagai salah satu agenda besar Indonesia Maju. Beliau sangat ingin agar UMKM bisa “naik kelas” atau mampu mengikuti jejak perusahaan-perusahaan rintisan yang akhirnya berkembang jadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang besar. Salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan mempercepat upaya digitalisasi agar UMKM dapat bersaing di era revolusi digital termasuk dengan menjadi bagian dari rantai pasok global. Targetnya 30 juta UMKM akan masuk dalam ekosistem digital pada tahun 2024.
Lebih lanjut, Menaker Ida menyebut, Pemerintah terus memberikan perhatiannya kepada para pelaku sektor UMKM, diantaranya antara lain dengan memberikan banyak bantuan dan kemudahan permodalan bagi UMKM melalui berbagai skema, mulai dari pinjaman murah, subsidi bunga, insentif pajak, hingga penjaminan modal.
"Dari Kemnaker sendiri, untuk membantu UMKM agar bisa naik kelas di era digital, Kami terus menggenjot pelatihan untuk peningkatan kompetensi dan produktivitas pekerja. Banyak jurusan pelatihan yang kami miliki merupakan jurusan yang menunjang kompetensi bagi pekerja perempuan di sektor UMKM," tutur Menaker Ida.
Ida menambahkan, jajarannya juga terus menjalankan program pengembangan perluasan kesempatan kerja berupa program bantuan kewirausahaan yang diberikan pada kelompok UMKM di berbagai daerah. Banyak dari paket bantuan tersebut diberikan kepada kelompok komunitas muda, perempuan, lansia dan disabilitas atau kelompok rentan lainnya agar dapat menjadi seorang wirausahawan yang mandiri melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).
Program TKM berusaha menciptakan embrio usaha mikro yang diharapkan dapat tumbuh dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Pada tahun 2021 Kementerian Ketenagakerjaan telah mengucurkan bantuan TKM bagi lebih dari 100.000 penerima manfaat, dan pada tahun 2022 dengan jumlah yang sama akan diluncurkan beberapa waktu ke depan melalui bizhub.kemnaker.go.id.
Baca Juga: Merdeka Belajar Menjadi Dasar Dari Empat Agenda Prioritas Kelompok Kerja Bidang Pendidikan G20
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil