Metro, Suara.com- Kementerian Agama akan menggelar Pekan Seni Budaya dan Pameran Seni Pendidikan Al-Qur’an pada bulan Oktober mendatang dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional.
Hari Santri Nasional sendiri diperingati setiap tanggal 22 Oktober setiap tahunnya sejak ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta.Hari Santri adalah hari untuk memperingati peran besar kaum kiai dan santri dalam perjuangan melawan penjajahan bangsa asing, bertepatan dengan resolusi jihad Mbah KH Hasyim pada tanggal 22 Oktobe
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Ditjen Pendidikan Islam Waryono Abdul Ghafur dalam Rapat Persiapan Pekan Seni Budaya dan Pameran Seni Pendidikan Al-Quran di Yogyakarta, Kamis (01/09/2022) mengatakan kegiarant ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu sekaligus revitalisasi pendidikan Al-Qur’an.
Waryono mengungkapkan bahwa kegiatan ini baru pertama kali digelar. Karenanya, even tahun ini menjadi piloting project dalam mengenalkan berbagai hal terkait pendidikan Al-Qur’an di Indonesia, termasuk kekayaan khasanah budaya dan seni pendidikannya, kepada masyarakat Internasional.
“Pekan Seni Budaya dan Pameran Seni Pendidikan Al-Qur’an dapat menjadi teladan, percontohan bagi pengelolaan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an yang berstandarisasi professional yang nantinya menjadi rujukan dan diharapkan berdampak bagi kemajuan Pendidikan Al-Qur’an di Indonesia,” ujar Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat memperkaya referensi masyarakat luas tentang inovasi pendidikan Al-Qur’an. Sehingga, giat ini diharapkan mampu membentuk masyarakat yang mencintai Al-Qur’an.
Sementara itu Kepala Sub Direktorat Pendidikan Al-Qur'an, Mahrus menambahkan, selain Kanwil Kemenag Yogyakarta sebagai tuan rumah, mengatakan akan melibatkan sejumlah Kantor Wilayah Kemenag lainnya. Ikut terlibat juga dalam giat ini, beberapa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang memiliki jurusan atau program studi rumpun ilmu Al-Qur’an.
"Kita llibatkan Unsiq, IIQ, dan juga beberapa Pondok Pesantren, khususnya Pondok Pesantren Al-Munawir Krapyak sebagai tuan rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Kemenag dan Bank Dunia Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara