Metro, Suara.com- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menerima kunjungan delegasi World Bank dalam rangka penguatan dan kesinambungan program kerja sama anatara Kemenag dan World Bank.
Delegasi World Bank yang hadir dalam pertemuan bersama Wakil Menteri Agama itu dipimpin Education Practice Manager for East Asia Pacific, Cristian Aedo yang didampingi Operations Manager, Bolormaa Amgaabazar, Practice Leader for Indonesia and Timor Leste Achim Schmillen dan Senior Economist and Education Cluster Lead for Indonesia, Shinsaku Nomura.
Hadir mendampingi Wamenag dalam pertemuan tersebut, Dirjen Pendis Ali Ramdhani, Ketua Project Management Unit Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) atau lebih familiar dengan Madrasah Reform, Abdul Rouf serta salah seorang konsultan di PMU REP-MEQR/madrasah reform.
Wamenag menyampaikan implementasi proyek sudah masuk tahun ketiga, dan sebagaimana layaknya proyek pembangunan lainnya di Indonesia, tentu ada beberapa hal yang masih sesuai dengan desain dan ada beberapa lainnya yang perlu penyesuaian.
Menurutnya penyesuaian-penyesuaian tersebut agar direfleksikan dalam program restrukturisasi yang tengah dikembangkan.
"Harapan kami, program restrukturisasi benar-benar dapat menjadi legacy yang melembaga yang kemudian dapat dikesinambungkan oleh Kemenag setelah proyek ini selesai," tambahnya.
Dijelaskannya, legacy dapat diartikan bersifat sistemik, bukan bersifat proyek ad-hoc yang akan selesai begitu proyek selesai.
"Kami akan berkomunikasi dengan Bappenas untuk membantu memastikan kesinambungan program yang memang dinilai sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan," kata Wamenag.
Kemenag juga ingin agar usulan-usulan tersebut sangat memperhatikan prinsip kepatuhan terhadap aturan dan regulasi yang ada di Indonesia. Hal ini sangat penting mengingat implementasi proyek banyak dilakukan di daerah. Perlu dicermati lagi kegiatan mana saja yang seyogyanya dilakukan di pusat dan mana saja yang dapat dipercayakan kepada teman-teman di daerah.
Baca Juga: Rombongan Silver Mom BNI Kunjungi RIS,Pimpinan Cabang BNI Metro Mendadak jadi Guide
Sementara itu, Education Practice Manager for East Asia Pacific, Cristian Aedo mengaku ini kali pertama berkunjung ke Indonesia. Ia mengatakan kunjungan ini mendiskusikan tentang beberapa hal, antara lain program yang sudah berjalan seperti AKMI, sistem data dan informasi di EMIS dan block grant.
"Kami sangat senang khususnya tentang kepuasan hasil yang telah dicapai khususnya terhadap pelatihan dan pengelolaan proyek. Kami juga senang karena akan ada pembicaraan tentang apa yang akan kita lakukan ke depan, khususnya terkait kerja sama di bidang pendidikan yang lebih tinggi yang tentunya bisa didiskusikan lebih lanjut,"ujar Aedo
Hal penting lainnya adalah bagaimana memperkuat kapasitas SDM juga harus dibicarakan. Program yang sudah berjalan adalah program cyber university tentang bagaimana expanding access dan quality assurance dan program lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku