Metro.Suara.com - Penangkapan seorang pengedar narkoba di Lampung Utara, pada Rabu malam kemarin, berlangsung mencekam. Polisi dari Polres Lampung Utara diserang sejumlah orang di dekat Stasiun Kereta Api Blambangan Pagar.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi Oktama, dalam pernyataan resminya yang dikutip pada Jumat (23/9/2022) mengatakan, akibat serangan itu pengedar narkoba yang sudah ditangkap itu kabur saat sudah ditangkap di dekat stasiun.
“(Serangan) Mereka juga menjadi penyebab kaburnya pelaku pengedar sabu, yang sudah diamankan petugas di dekat stasiun," ungkap Eko.
Lebih lanjut Eko mengatakan, penyerangan itu terjadi sesaat setelah polisi menangkap seorang pengedar narkoba di wilayah itu. Namun, tiba-tiba datang massa di sekitar lokasi yang terprovokasi, lantaran pelaku yang ditangkap berteriak-teriak.
Melihat situasi yang tidak kondusif, petugas kemudian membawa pelaku ke Stasiun KA Blambangan Pagar, namun massa memaksa untuk melepaskannya. Selain itu, kata Eko, massa juga melempari kaca stasiun dengan batu di sekitaran rel kereta.
“Untuk menghindari jatuhnya korban, kami menarik mundur anggota,” ungkap Eko.
Setelah pelaku narkoba kabur, polisi bergerak menangkap para pelaku penyerangan dan pengrusakan stasiun. Akhirnya polisi menangkap enam orang penyerang, yakni SR (28), OK (21), YR (24), FG (28), BR (40), dan R (31). Mereka masih diperiksa si kantor polisi untuk mengungkap pelaku lainnya.
Meski pelaku narkoba kabur, polisi bisa menyita barang bukti sebanyak lima paket sabu seberat 0,70 gram, tiga plastik klip bening kecil bekas pakai, dua plastik klip besar bekas pakai, uang tunai Rp432 ribu, satu kotak rokok, dompet. Polisi juga kembali mengejar pengedar narkoba yang identitasnya sudah diketahui itu. (*)
Baca Juga: Mahfud Sebut Sering Dapat Opini WTP Tidak Jamin Bebas Korupsi, Papua Jadi Contoh
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan
-
Mees Hilgers Terpaksa Bertahan di FC Twente Akibat Kesalahan Agennya
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Menyantap Ayam Goreng Rempah Rumah Makan Gantinyo, Rasa Autentik!
-
Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha
-
Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional & Berbagi Berkah Kurban pada Masyarakat
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani