Metro, Suara.com-Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong pemerintah untuk berkonsultasi kepada WHO sebelum menyatakan akan mengakhiri status pandemi di Indonesia.
Mulai pulihnya kondisi Indonesia dan menurunnya kasus Covid-19 membuat beberapa pihak mulai optimis akan akhir pandemi, tak terkecuali Presiden RI, Joko Widodo. Dalam sebuah acara di awal Oktober lalu Jokowi mengatakan bahwa mungkin sebentar lagi dapat dinyatakan pandemi kan segera berakhir.
Wacana mengakhiri status pandemi tak hanya datang dari presiden. Dilansir dari berbagai sumber, beberapa menteri pada Kabinet Indonesia Bersatu pun sempat mengeluarkan pernyataan serupa terlebih setelah presiden memberi sinyal agar pihak Kemenkes segera berkonsultasi dengan WHO
“Bisa, sebenarnya secara sendiri Indonesia mengatakan bahwa pandemi di Indonesia berakhir. Tapi, karena kita sudah tau bahwa (status) pandemi itu keluarkan oleh WHO dan itu (berlaku) untuk sedunia makanya kami lihat bahwa pesannya Pak Jokowi agar Menteri Kesehatan (Menkes) komunkasi sama WHO menjadi penting,” ujar Melki.
Politisi Partai Golkar tersebut juga mengatakan bahwa jika sesuai data yang didapatkan maka tingkat kasus Covid-19 di Indonesia saat ini terpantau selalu menurun terutama jika dibandingkan beberapa waktu lalu.
“Kondisi objektif di Indonesia memang sudah memberikan fakta bahwa memang semua parameter ukuran pandemi di kita menurun, dan menurun nya itu pada angka yang saya lihat itu stabil dan dia tidak naik lagi” tambah Melki.
Legislator Nusa Tenggara Timur II itu menyebutkan bahwa saat ini sudah banyak masyarakat Indonesia yang telah terbiasa menerapkan protokol kesehatan minimal menggunakan masker di ruang-ruang publik. Selain itu menurutnya masyarakat juga sudah paham apa yang harus dilakukan apabila merasakan gejala-gejala Covid-19.
“Prinsipnya di Indonesia kalau kita lihat protokol kesehatannya jalan, seperti sekarang di ruang-ruang yang memang di haruskan pake masker, kemudian juga orang-orang juga makin sadar bagaimana menjaga diri dan ketika dia ada gejala bisa berobat menurut saya di kita sudah terkendali,” tutup Melki..
Baca Juga: Kemenag Kaji Ulang Skema Penghitungan Masa Antrian Haji
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Konspirasi Basa-Basi: Lebaran Itu Silaturahmi atau Ruang Interogasi?
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Palembang 20 Maret 2026: Sahur & Magrib Terakhir Ramadan, Catat Waktunya
-
Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
-
Jadwal Imsak Jakarta 20 Maret 2026: Batas Sahur di Akhir Ramadan, Catat Waktu Subuh Hari Ini
-
Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
-
Arus Mudik Memuncak, 45 Kapal Menumpuk di Bakauheni dan Tak Bisa Langsung Sandar
-
Daftar 50 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah di Aceh Jumat 20 Maret 2026
-
'Minal Aidin' dalam Berbagai Bahasa Daerah di Indonesia, Sudah Tahu Artinya dan Cara Mengucapkannya?
-
Jelang Lebaran 2026, Jasa Penitipan Kucing di Banda Aceh Meningkat
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya