/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 15:55 WIB
Konferensi CDNLAO ke 28 (Tangkapan Layar)

Metro, Suara.com- Asisten Direktur Perpustakaan Nasional Filipina, Edgardo Quiros menyampaikan program Perpustakaan Nasional bagi Penyandang Tunanetra yang dilakukan di Filipina.

Hal tersebut disampaikannya dalam The 28th General Conference of Directors of National Libraries in Asia and Oceania (CDNLAO) yang digelar di Jakarta 24-27 Oktober 2022.

Edgardo menjelaskan upaya yang telah dilakukan Filipina dalam menjalankan program tersebut antara lain mereproduksi buku menjadi braille, cetakan besar, dan buku audio. Pihaknya semakin melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh para pemustaka berkebutuhan khusus.

Selain itu, pelatihan serta advokasi akan kesadaran disabilitas juga diberikan kepada seluruh pegawai agar mampu memberikan pelayanan prima kepada pemustaka.

“Kami memberikan pelatihan kepada para pegawai tentang bagaimana menangani pemustaka berkebutuhan khusus, misalnya seperti cara untuk membantu dan berbicara dengan mereka,” terangnya.

Ia menambahkan selain di Perpustakaan Nasional Filipina, program tersebut juga mulai dikembangkan di perpustakaan publik yang ada di Filipina. Disamping perpustakaan yang memberikan layanan secara fisik, Filipina juga mulai mejajaki literasi digital dan program membaca.

Mengapa program membaca? Hal ini berkaitan dengan kasus yang dihadapi perpustakaan publik kota Antipolo, di mana orang dewasa di sana tidak memiliki kemampuan untuk membaca dengan benar. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari walikota dan didanai oleh pemerintah kota.

“Kami berkolaborasi dengan Departemen Pendidikan yang memiliki program pendidikan untuk mulai  mengajari orang dewasa membaca, setelah itu dilanjutkan untuk mengajarkan anak-anak,” jelasnya.

Menurutnya sulit untuk menjalankan perpustakaan apabila masyarakatnya tidak dapat membaca karena cara untuk mendapatkan informasi dari bahan bacaan adalah dengan membaca.

Baca Juga: Di Forum Perpustakaan Jalur Sutra,Kepala Perpusnas Paparkan Transformasi Perpustakaan Digital

Load More