Metro, Suara.com- Kepala Museum Sumpah Pemuda, Titik Umi Kurniawati menemui keluarga Sie Kong Lian sebagai pemberi hibah lahan dan gedung museum tersebut di Hari Sumpah Pemuda (28/10.2022).
Kunjungan tersebut diadakan untuk menyampaikan penjelasan kepada keluarga mendiang Sie Kong Lian atas kelalaian pegawai kami dalam mengirimkan undangan bagi keluarga untuk menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda.
"Secara langsung, kami memberikan penjelasan kepada keluarga Sie Kong Lian. Undangan telah kami kirimkan melalui pegawai kami. Namun, pegawai kami lalai memastikan bahwa undangan tersebut diterima langsung oleh keluarga. Undangan tersebut baru disadari belakangan oleh pegawai kami yang secara tak sengaja mengirimkannya ke alamat yang keliru, berbekal informasi alamat yang belum dikonfirmasi lebih lanjut." jelas Umi.
Perwakilan keluarga Sie Kong Lian, dr. Christian Silman menyampaikan permaklumannya. "Kami sejujurnya kecewa, namun kami memaafkan dengan penuh ketulusan. Semoga ke depannya hal ini tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran untuk kita semua. Semoga pula dengan kejadian ini makin memperkuat relasi antara Keluarga Sie Kong Lian dan Museum Sumpah Pemuda," kata dr. Christian Silman.
Titik mengatakan bahwa Museum Sumpah Pemuda mengapresiasi setinggi-tingginya perjuangan keluarga Sie Kong Lian, khususnya dalam kontribusi beliau memersatukan bangsa,
Pada tahun 2021, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat telah menyelesaikan dan menyerahkan sertifikat tanah Museum Sumpah Pemuda atas nama Sie Kong Lian kepada Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek pada prosesi penerimaan sertifikat tersebut turut menyatakan apresiasi kepada keluarga Sie Kong Lian.
"Luar biasa dukungan dari keluarga selaku ahli waris gedung bersejarah ini. Tentu kita sangat mengapresiasi keluarga yang telah berkenan menghibahkan gedung yang luar biasa ini kepada negara sehingga kita terus merawat ingatan mengenai Sumpah Pemuda bagi generasi selanjutnya," sebutnya.
Ke depan, Direktorat Jenderal Kebudayaan akan terus berupaya memperkaya narasi sejarah, dalam hal ini orang-orang yang berkontribusi besar di dalam sejarah perjuangan seperti Sie Kong Lian.
Baca Juga: Mengenal Sejarah 28 Oktober di Museum Sumpah Pemuda
Selain memastikan kehadiran keluarga Sie Kong Lian pada setiap peringatan Hari Sumpah Pemuda, saat ini pihak Museum Sumpah Pemuda tengah membahas penempatan plakat apresiasi hibah keluarga Sie Kong Lian pada gedung museum.
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Hasil Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste: Menang 3-0, Garuda Nusantara Belum Mampu Gusur Vietnam
-
Konflik dengan Sarwendah Makin Panas, Ruben Onsu Murka Dengar Kata 'Najis' dan 'Cong'
-
Konflik PGRI Memanas di Sumsel, Bukman Lian dan Riza Pahlevi Saling Klaim Kepengurusan
-
Kabar Baik Pengendara Sukabumi - Bogor, Jembatan Pamuruyan Baru Mulai Beroperasi
-
Tabrak Jupiter dari Belakang, Pengendara Ninja Tewas di Jalan Raya Parung