Metro, Suara.com- Berawal dari niat untuk membantu para pelaku usaha tani , Pasar Tani Agro Ceria yang digagas Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro kini terus berkembang.
Sejak dilaunching pada akhir tahun 2021 lalu hingga bulan Oktober 2022 Pasar Tani Agro Ceria telah berjalan sebanyak 20 kali gelaran dan berhasil mencatatkan omset penjualan hingga mencapai Rp.350.000.000.
Kepala DKP3 Metro Heri Wiratno menjelaskan Pasar Tani Agro Ceria di Kota Metro merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pemasaran produk-produk petani yang ada di Kota Metro.
“Pasar tani merupakan salah satu wadah pemasaran produk pertanian, yang lebih ringkas dan menghubungkan petani langsung ke konsumen tingkat akhir. Dengan adanya Pasar tani, petani dapat mempromosikan produk baik dari hasil kebun sayur dan buah, beras, telur, ayam dan ikan maupun produk olahan lainnya,” jelasnya.
Heri menceritakan Pasar Tani Agro Ceria merupakan inovasi yang digagas DKP3 ini awalnya berjalan tanpa anggaran khusus.
"Berkat niat dan semangat untuk memajukan para pelaku usaha pertanian, serta dukungan dari seluruh staff DKP3 ditambah lagi antusiasme masyarakat yang terus tumbuh maka gelaran Pasar Tani Agro Ceria bisa terus berjalan hingga hari ini,"ungkapnya.
Pasar Tani Agro Ceria sendiri menurutnya sejak awal diniatkan sebagai sebuah strategi penetrasi pasar sekaligus media silaturahmi antara para pelaku usaha pertanian, pemerintah dan masyarakat.
Terlebih dukungan dari rekan-rekan ASN Kota Metro yang diwujudkan lewat kesepakatan bersama dalam penyelenggaraan Pasar Tani Agro Ceria antara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro dan Camat se-Kota Metro pada bulan April 2022 lalu.
"Dari awalnya dimulai di halaman kantor DKP3 hingga kini berkat kerjasama dengan berbagai OPD Pasar Agro Tani Ceria perlahan menjangkau ke berbagai wilayah yang ada di Kota Metro,"kenangnya.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Digital Sektor Pertanian Sumatera Utara, Telkom Berkolaborasi dengan Bank Sumut
Lewat kerjasama tersebut antusiasme para ASN untuk berbelanja di Pasar Tani Agro Ceria perlahan semakin meningkat dan tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan para pelaku usaha. Selain itu gelaran Pasar Tani Agro Ceria ini juga semakin dimeriahkan dengan berbagai kegiatan.
"Alhamdulillah, Dari Data DKP3 Metro hingga saat ini Pasar Tani Agro Ceria ini telah melibatkan 743 pelaku usaha pertanian dan UMKM dari berbagai wilayah yang ada di Kota Metro,"imbuhnya
Meningkatnya antusiasme para pelaku usaha ini menurutnya selaras dengan kampanye Metro Bangga Beli yang juga digaungkan oleh Pemerintah Kota Metro untuk mendukung pemulihan perekonomian masyarakat paska pandemi dan mendorong lahirnya masyarakat yang produktif.
Walikota Metro Wahdi berharap kehadiran Pasar Tani Agro Ceria juga selain untuk memberikan keuntungan yang lebih baik bagi para petani dan pelaku usaha pertani juga mampu mengatasi fluktuasi harga yang sering terjadi pada petani.
"Selain itu lewat kehadiran Pasar Tani Agro Ceria masyarakat juga mendapatkan produk-produk yang lebih segar,aman dengan harga yang bagus,"tambahnya.
Digitalisasi Pemasaran
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
Terkini
-
Bukan Ceramah, Ini Job Ustaz Jojo Paling Nyeleneh
-
Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra, Duel HP Flagship Ternama
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Gagal Cuan tapi Menang Oscar! 5 Film Buktikan Angka Box Office Bisa Menipu