Metro, Suara.com- Bank Negara Indonesia (BNI) turut berpartisipasi mendorong pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi berkelanjutan Indonesia lewat program Kawasan Wisata Anak Negeri (KAWAN) BNI.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan bahwa program tersebut difokuskan di tiga lokasi, antara lain Desa Cunca Wulang Labuan Bajo, Desa Kuta Lombok, dan Desa Marinsow Likupang.
Melalui KAWAN BNI diharapkan pengelolaan sektor pariwisata Destinasi Super Prioritas Indonesia dapat lebih berkelanjutan dengan mengusung tata kelola, produk wisata, sekaligus pemberdayaan masyarakat daerah.
“KAWAN ini adalah program yang telah berjalan sekitar hampir 1 tahun. Kami bersyukur program ini mendapat penerimaan yang sangat baik dan dapat terus kami implementasikan lebih gencar lagi ke depan,” tulis Okki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/10/2022).
Lewat program KAWAN BNI digelar berbagai pelatihan kepada masyarakat desa, khususnya kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pihak lainnya yang terlibat langsung dalam industri pariwisata di tiga lokasi tersebut.
"Mulai dari pembentukan pola pikir, pelatihan tata kelola, serta pelatihan kewirausahaan. serta kedepannya perkembangan potensi atraksi serta kapabilitas masyarakat desa dalam mengelola ekosistem pariwisata, BNI akan mengadakan pelatihan yang lebih advance kepada masyarakat desa tersebut,"jelasnya.
BNI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat lokasi KAWAN BNI agar dapat mengembangkan daerahnya masing-masing hingga 2 hingga 3 tahun ke depan. Perseroan akan berangkat dari pengembangan masyarakat (people) hingga atraksi desa (product) yang berujung pada daya tarik dan kinerja ekonomi masyarakat di lokasi KAWAN BNI.
“Selain fokus dalam bentuk pengembangan dan pelatihan, BNI juga telah memberikan bantuan berupa perbaikan infrastruktur jalan dan sarana prasarana seperti penunjang di area KAWAN BNI,” pungkas Okki.
Baca Juga: Tingkatkan Potensi Ekspor, BNI Gandeng UMKM dan Diaspora Lewat BNI Xpora
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah