Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menegaskan bahwa tidak ada korelasi antara pertemuan Surya Paloh dan Luhut Binsar Pandjaitan dengan pengumpulan anggota Fraksi NasDem DPR RI di NasDem Tower pada Senin (16/1/2023).
Ia mengungkapkan jika pertemuan Surya Paloh dan Luhut hanyalah seperti pertemuan teman lama dan bukan menjadi hal yang istimewa.
"Nggak ada hubungannya ya, itu dua hal yang berbeda. Pak Surya ketemu dengan Pak Luhut itu 13 Desember, itu di London. Sementara dikumpulkan tanggal 15 Januari," kata Willy seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube MetroTV pada Rabu (18/1/2023).
"Pertemuan Pak Surya dan Pak Luhut itu hanya pertemuan teman lama," sambungnya.
Willy Aditya membeberkan jika pada momen tersebut secara kebetulan Surya Paloh dan Luhut menginap di hotel yang saling berseberangan. Sehingga pertemuan keduanya pun tidak bisa terhindarkan.
"Karena sama-sama di London, hotelnya berseberangan ya sama ngeteh-ngeteh. Jadi biasalah, obrolan biasa. Tidak ada hal yang istimewa juga," jelas Willy.
Lagi-lagi, elite NasDem ini menjelaskan bahwa antara pertemuan Surya Paloh dan Luhut tidak ada hubungannya dengan arahan Ketua Umum Partai NasDem tersebut yang meminta seluruh kader untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Pak Luhut lagi ada acara, Pak Surya lagi ada acara. Tentu sebuah kebetulan untuk kemudian saling bertegur sapa. Tidak ada korelasi sama sekali dengan pertemuan fraksi," ujar Willy.
Ia pun mengungkapkan jika pertemuan Surya Paloh dan Luhut dikaitkan dengen pertemuan Fraksi NasDem dibuat oleh kelompok-kelompok tertentu.
Baca Juga: Remaja Korban Pemerkosaan di Brebes Dipaksa Berdamai, yang Memediasi Bisa Dijerat Hukuman Pidana
"Ini kan yang kadang-kadang tafsir yang coba dibuat oleh sekelompok orang gitu ya terus mencoba untuk mengkait-kaitkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
'Jokowi Cari Duit Aja Pikirannya', Rizal Ramli Puji Habis-habisan Aksi Roasting Megawati di HUT PDIP
-
'Kami Beri Garansi' NasDem Tegaskan Anies Tak Akan Pulihkan Ormas Terlarang di Era Jokowi
-
Surya Paloh: Anies Jadi Simbol Perekat Koalisi Perubahan, Soal Cawapres Dia Yang Tentukan
-
Cak Nun 'Menikmati' Perihnya Dihujat Usai Ceramah soal Jokowi Firaun Viral: Sudah Terlanjur
-
Hadiri Rakornas, Presiden Jokowi Santap Siang Bersama Peserta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
WFH Tiap Jumat di Mataram Resmi Berlaku, Wali Kota: Jangan Ada yang Malas-malasan!
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Prabowo Beri Kejutan Ulang Tahun Seskab Teddy di Paris, Netizen: Berasa Drama Kerajaan
-
Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
BRI Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir Lebong Secara Langsung
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan