Kehadiran seorang anak tentu memberikan kebahagaan bagi Yulianti, namun prosesnya tak mudah bagi dia. Bagaimana tidak Yulianti mengalami kelumpuhan usai menjalani operasi caesar.
Yulinanti diduga menjadi koban malapraktik di salah satu tumah sakit. Menurut kesaksian sang suami, Yulianti mendapatkan 12 kali suntik anestersi sebelum menjalani operasi tersebut.
Pada video yang diunggah oleh video_medsos, Yanti yang hanya bisa terduduk di ranjang rumah sakit histeris.
Dia tak terima dengan keadaannya yang menjadi lumpuh usai operasi caesar. Yulianti menangis histeris dan tak bisa beranjak dari ranjang rumah sakit meski sebelumnya sehat.
"Jeritan hati Yuliantika yang lumpuh setelah dipaksa jalani operasi caesar saat melahirkan anak pertamanya," tulis akun video_medsos.
"Yuliantika sudah tiga tahun mengalami kelumpuhan usai menjalani operasi caesar," imbuhnya.
Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Meskipun aku ibu dari 7 orang anak dan Alhamdulillah semua lahir normal, tapi tetep setiap hamil tua psti kepikiran apa nanti bisa normal lagi atau caesar," komentar warganet.
"Semoga ibu lekas sembuh bisa jalan seperti semula, amin," imbuhnya.
Baca Juga: Sedih Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Jessica Iskandar: Melewatinya dengan Anggunly
"Aku inget sodaraku setelah operasi malah meninggal," tambah lainnya.
"12 kali loh, ku sekali anastesi uda kejuten kaki aku," tulis warganet di kolom komentar.
"IDI harus selesaikan ini," tulis warganet di kolom komentar.
Saat berita ini dibuat, unggahan tersebut telah disukai ratusan kali dengan puluhan komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat