Jagat maya tengah dihebohkan dengan beredarnya video pegawai Alfamart dibikin nangis kena omel karena disebut tidak memberikan salam ke pelanggan.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, Rabu (18/1/2023), tidak ada informasi dimana dan kapan tempat kejadian, memperlihatkan dialog antara pegawai Alfamart dengan seorang lelaki yang berbicara seolah "atasan", dimana dengan lugasnya mengomeli sang pegawai.
Di awal video, sang atasan mengarahkan kamera hpnya ke pegawai yang membuat permohonan maaf karena tidak memberikan salam ke konsumen.
"Saya mau minta maaf karena di toko saya kurang menyapa pelayan, itu merupakan kesalahan saya karena tidak menyapa pelayan eh pelanggan untuk melayani pelanggan," ucapnya sambil terbata-bata dan tampak menangis sampai terisak-isak.
"Ya udah jadi kamu ngga usah, belum waktunya masuk di alfamart ya," jawab pemegang hp.
"Jangan pak, kasih saya kesempatan," mohon pegawai.
Namun, permohonan pegawai tersebut dianggap angin lalu dan "sang atasan" terus mengomelinya.
Meskipun pegawai tersebut berusaha memberikan penjelasan atas kesalahan yang disebut "sang atasan", permohonannya tidak diindahkan.
"Ya udah nanti kalau sudah mampu nanti melamar lagi ya," jawab sang atasan dan pegawai Alfamart itu pun terus memohon agar diberi kesempatan lagi.
Di ujung video, "sang atasan" memberikan pesan agar pegawai itu juga harus menegur para karyawan yang tidak memberikan salam.
"Jadi jangan disuruh tapi mereka ngga menjalankan, paham ya. Ok terima kasih," tutupnya.
Unggahan ini pun dibanjiri komentar dari para netizen.
"SOP memang perlu, tapi memanusiakan manusia nomor satu! Kalau Alfa nggak brani spill muka yang videoin untuk minta maaf maka saya dan keluarga memastikan tidak akan pernah belanja ke Alfa lagi," komentar salah satu netizen.
"Etika nasehatin orang itu harusnya dilakukan empat mata, bukan ketika ada orang lain apa lagi sambil di videoin. Itu jatohnya ngerendahin," tulis netizen lainnya.
Di akhir unggahan tersebut, dicantumkan klarifikasi dari pihak Alfamart atas video yang beredar tersebut.
"Alfamart telah memberikan sanksi atas karyawan yang melakukan pengambilan video tersebut. Sedangkan calon karyawan melanjutkan masa pelatihan kerja dengan menerapkan standar prosedur kerja dan komitmen untuk melayani konsumen dengan baik," tulis perusahaan.
Dalam klarifikasinya, Alfamart juga memohon maaf dan berterima kasih atas kritik dan saran yang diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan
-
8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui
-
3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia
-
Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI
-
Riset: Inflasi Medis RI Diproyeksi Tembus 17,8 Persen, Tertinggi di Asia
-
Sergio Ramos Indonesia! Justin Hubner Sindir Vietnam Usai Garuda Dibantai 0-3
-
8 Sunscreen Niacinamide untuk Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman di Wajah