/
Kamis, 19 Januari 2023 | 13:30 WIB
Surya Paloh

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh terhitung sudah 3 kali menegaskan bahwa partainya mendukung penuh pemerintahan Jokowi hingga tuntas di 2024 nanti.

Menurut Pengamat Politik Hendri Satrio, sikap serta pernyataan Partai NasDem harus disambut baik dengan kedewasaan.

"Ini sebuah pernyataan yang harus dibalas dengan kedewasaan berpolitik," kata Hendri Satrio dikutip Suara.com dari tayangan Metro TV, Kamis (19/01/2023).

"Jadi kalau sekedar pernyataan saja, tapi kemudian tidak berbalas jadi artinya tidak disambut dengan kedewasaan yang sama, maka jadi percuma," sambungnya.

Pernyataan tanpa kedewasaan tersebut dinilai akan percuma, karena hal itu disebut Hendri tidak akan dipercaya.

Hendri menyampaikan ada dua hal yang menyebabkan mengapa pernyataan Surya Paloh akan dianggap hanya manis di mulut saja oleh anggota koalisi lainnya.

Pertama, Hendri menjelaskan hal tersebut bisa terjadi karena adanya persaingan antar partai politik di 2024.

Partai politik lain disebut akan memanfaatkan parpol yang dianggap melenceng untuk meraup suara di pemilu mendatang.

"Jadi begitu ada sebuah partai politik yang kemudian dianggap melenceng, itu akan dimanfaatkan oleh partai politik lain yang notabene memang pesaingnya nanti untuk merebut suara di 2024," jelas Hendri.

Baca Juga: Dianggap Tahu Diri, Golkar Yakin Ridwan Kamil Emoh Maju Cawapres 2024

Lalu yang kedua, Hendri menilai bahwa semua persoalan tersebut hanya tentang ritual sepuluh tahunan yang dilakukan oleh NasDem dan kebetulan mendeklarasikan Anies yang tidak dianggap berada dalam satu kubu pemerintahan.

Menurutnya, komitmen Surya Paloh beberapa kali disampaikan ke pemerintahan Jokowi harusnya didengarkan.

Tak cuma itu totalitas NasDem dalam mendukung Jokowi dinilai harus dibalas dengan sebuah aksi kekompakan dan tetap berada di dalam koalisi pemerintahan saat ini.

Load More