Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh terhitung sudah 3 kali menegaskan bahwa partainya mendukung penuh pemerintahan Jokowi hingga tuntas di 2024 nanti.
Menurut Pengamat Politik Hendri Satrio, sikap serta pernyataan Partai NasDem harus disambut baik dengan kedewasaan.
"Ini sebuah pernyataan yang harus dibalas dengan kedewasaan berpolitik," kata Hendri Satrio dikutip Suara.com dari tayangan Metro TV, Kamis (19/01/2023).
"Jadi kalau sekedar pernyataan saja, tapi kemudian tidak berbalas jadi artinya tidak disambut dengan kedewasaan yang sama, maka jadi percuma," sambungnya.
Pernyataan tanpa kedewasaan tersebut dinilai akan percuma, karena hal itu disebut Hendri tidak akan dipercaya.
Hendri menyampaikan ada dua hal yang menyebabkan mengapa pernyataan Surya Paloh akan dianggap hanya manis di mulut saja oleh anggota koalisi lainnya.
Pertama, Hendri menjelaskan hal tersebut bisa terjadi karena adanya persaingan antar partai politik di 2024.
Partai politik lain disebut akan memanfaatkan parpol yang dianggap melenceng untuk meraup suara di pemilu mendatang.
"Jadi begitu ada sebuah partai politik yang kemudian dianggap melenceng, itu akan dimanfaatkan oleh partai politik lain yang notabene memang pesaingnya nanti untuk merebut suara di 2024," jelas Hendri.
Baca Juga: Dianggap Tahu Diri, Golkar Yakin Ridwan Kamil Emoh Maju Cawapres 2024
Lalu yang kedua, Hendri menilai bahwa semua persoalan tersebut hanya tentang ritual sepuluh tahunan yang dilakukan oleh NasDem dan kebetulan mendeklarasikan Anies yang tidak dianggap berada dalam satu kubu pemerintahan.
Menurutnya, komitmen Surya Paloh beberapa kali disampaikan ke pemerintahan Jokowi harusnya didengarkan.
Tak cuma itu totalitas NasDem dalam mendukung Jokowi dinilai harus dibalas dengan sebuah aksi kekompakan dan tetap berada di dalam koalisi pemerintahan saat ini.
Berita Terkait
-
Profil UNIBI, Kampus yang Karyawannya Viral Gegara Hina Jokowi di Medsos
-
Menpora Bertemu PSSI Bahas Penghentian Liga 2: Jokowi Minta Dicarikan Jalan Keluar
-
Panas Isu Reshuffle Menteri, Mentan SYL Tegaskan Hubungan NasDem-Jokowi: Presiden Suruh Kita Kerja Habis-habisan
-
Santainya Cak Nun Saat Merokok depan Luhut yang Disebutnya Si 'Haman'
-
Terbongkar! Koalisi Anies Baswedan Tak Kunjung Deklarasi Diduga Akibat NasDem 'Mbalelo' Sejak Awal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Jadwal Rilis Film Ray Gunn Terungkap, Scarlett Johansson Jadi Pengisi Suara
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli