Belakangan ini, muncul isu pesanan hukuman yang akan diberikan kepada terdakwa Ferdy Sambo untuk mendapatkan hukuman ringan dan bahkan bebas.
Hal itu mulanya diungkapkan oleh Menkopolhukam Mahfud MD yang menyampaikan bahwa ada gerakan selentingan soal pesanan Ferdy Sambo.
Isu tersebut membuat geger beragam pihak dan turut menyita perhatian. Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim turut buka suara menanggapi desas-desus tersebut.
Yusuf menegaskan bahwa Polri tidak terlibat dengan 'gerakan bawah tanah' terkait isu pesanan hukuman Sambo.
"Isu yang disuarakan oleh pak Mahfud MD soal gerakan bawah tanah itu, kami ingin pastikan bahwa itu tentunya tidak terkait dengan adanya oknum anggota Polri yang bagian dari itu," kata Yusuf dikutip melalui kanal Kompas TV, Minggu (22/01/2023).
Menurutnya, 'gerakan bawah tanah' pesanan hukuman itu merupakan salah satu strategi yang sudah disusun oleh Ferdy Sambo sendiri, sesuai dengan ucapan Kompolnas sejak awal.
"Yang kedua, dari awal kami sudah mengatakan ada strategi-strategi yang disusun oleh Ferdy Sambo, yang sekarang ini wujudnya ya 'gerakan bawah tanah'," ungkap Yusuf.
Pastinya, Yusuf menyampaikan kini pihak yang perlu dipantau adalah mereka yang dipengaruhi dan berkaitan dengan isu tersebut.
"Yang pasti tentu pihak yang dipengaruhi itu ini harus kita pantau," sambungnya.
Baca Juga: Panen Ratusan Kilo, Pemuda Karang Taruna Anggap Program Sandiaga Uno Tepat Sasaran
Lebih lanjut, Yusuf menyebut bahwa Majelis Hakim pasti memiliki independensi dalam menjatuhi hukuman bagi para terdakwa.
Terlebih lagi, Komisi Yudisial (KY) memantau kinerja para Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
"Kami yakin hakim punya independensi yang kuat, ada Komisi Yudisial yang memantau itu tentu tidak semudah itu," paparnya.
Sebelumnya, Mahfud MD menerangkan bahwa ada pesanan dari pihak lain yang meminta agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan hukuman ringan kepada Ferdy Sambo.
"Benar ada gerakan-gerakan yang minta memesan putusan Sambo itu agar dengan huruf tapi ada juga yang minta dengan angka," ujar Mahfud MD seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube KOMPASTV pada Minggu (22/1/2023).
Bukan hanya memesan agar suami Putri Candrawathi tersebut diberi hukuman ringan, Mahfud MD juga mengungkapkan ada pula pesanan agar Ferdy Sambo dibebaskan.
Meskipun demikian, Mahfud MD menjamin bahwa jaksa tidak akan terpengaruh dengan adanya gerakan bawah tanah tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kejaksaan akan bertindak secara independen.
"Tapi kami bisa amankan itu di kejaksaan. Saya pastikan kejaksaan independen. Saya pastikan kejaksaan independen tidak terpengaruh dengan gerakan-gerakan bawah tanah itu," terang Mahfud MD.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pengacara Bharada E Beberkan Bukti CCTV Ferdy Sambo Suap Jaksa, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Kaget Ayah Brigadir J Bebaskan Bharada E dari Penjara, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Ngamuk di Persidangan Usai Dengar Pernyataan Kuat Maruf, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Ngamuk soal Kesaksian Kuat Maruf ke Istrinya, Benarkah?
-
Geger Isu Pesanan Hukuman untuk Ferdy Sambo, Mahfud MD Beri Jaminan Kejaksaan Independen
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors