Beredar kabar mengenai Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mengambil alih kasus korupsi yang dilakukan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Dalam kabar ini disebutkan pula bahwa alasan mengapa Kejagung akhirnya turun tangan hingga membuat Presiden Joko Widodo depresi adalah karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tak becus dalam menangani kasus tersebut.
Informasi tersebut disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Agenda Politik pada Senin (23/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"JOKOWI DEPRESI-KEJAGUNG AMBIL ALIH KASUS GIBRAN - BREAKING NEWS-AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. TUMPUKAN UANG DIKAWAL KETAT APARAT. KPK GAK BECUS BEKERJA !! KEJAGUNG AMBIL ALIH KASUS KORUPSI GIBRAN."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto Gibran sedang dibekuk beberapa aparat. Tampak pula tumpukan uang bernominal seratus ribuan yang merupakan barang sitaan.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: 5 Pesepak Bola Dunia dengan Hobi Unik, Salah Satu Koleksi Jamur
Berdasarkan penelusuran, klaim Kejaksaan Agung (Kejagung) turun tangan dalam kasus korupsi yang dilakukan oleh putra sulung Jokowi adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 7 menit 12 detik tersebut sama sekali tidak menjelaskan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video. Sebaliknya, video ini justru berisi beberapa potong video yang saling tidak berkaitan.
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Gibran terjerat kasus korupsi hingga kabar Kejagung turun tangan dalam kasus tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kejaksaan Agung (Kejagung) turun tangan dalam kasus korupsi yang dilakukan Gibran hingga membuat Jokowi depresi adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Pakar: Jawaban Gibran soal Kesiapan Maju Pilgub Sama Seperti Ganjar dan Jokowi
-
Porseni NU 2023 dan Jalan Sehat Usai, Nusron Wahid Berterimakasih ke Warga Solo
-
Bawa Keluarga Kunjungi Solo Safari, Presiden Jokowi: Diajak Pak Wali, Saya Lihat Sangat Bagus
-
Gibran Siap Nyagub Jika Dapat Restu, Hasto PDIP: Megawati Masih Fokus Pileg dan Pilpres
-
Semakin Puas Publik dengan Kerjanya Jokowi, Nasib Anies Makin Nelangsa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret