Pengacara Farhat Abbas buka suara dengan kehadiran Bunda Corla di Indonesia. Terlepas dari kasus perseteruannya dengan Nikita Mirzani, mantan suami Nia Daniaty itu meminta Bunda Corla untuk kembali ke Jerman.
Bukan tanpa sebab, rupanya Farhat Abbas tak suka dengan aksi joget yang dilakukan Bunda Corla. Lelaki kelahiran 1976 itu menilai hal yang dilakukan Bunda Corla terlalu vulgar dan porno.
Tak hanya itu, Farhat Abbas juga mengancam akan melaporkan Bunda Corla ke polisi jika tak segera meninggalkan Indonesia dalam waktu tujuh hari.
Hal tersebut disampaikannya melalui Instagram Stories miliknya.
"Negara harus menghentikan aksi brutal goyang porno mamang @corla_2 yang terkesan menghibur tapi merusak seni dan budaya Indonesia! Segera pulang ke Jerman tempat berpakaian sopan di @mcdonaldsid 7 hari dari sekarang, sebelum kami laporkan @divisihumaspolri @kanimjaksel LSM Hajar Indonesia," tulis Farhat Abbas.
Seperti yang diketahui, Bunda Corla memang menghadiri acara khusus yang dibuat untuk menyambut dirinya yang sedang berada di Indonesia. Sejumlah artis pun turut datang ke acara tersebut.
Dalam acara itu, Bunda Corla tampak mengenakan pakaian yang cukup seksi dan berjoget bersama. Kemungkinan besar, cara berjoget Bunda Corla yang dikritik oleh Farhat Abbas.
Tak hanya itu, Farhat Abbas juga menyebut cara berbicara Bunda Corla terlalu kasar dan porno. Ia pun enggan memanggil Bunda Corla dengan sebutan 'bunda'.
"Di Indonesia wanita yang ngomong kasar hanya beberapa artis saja! Sekarang mamang Lacor ngomongnya super kasar dan porno nyebut-nyebut kelamin laki-laki dll lah, sangat tidak mendidik! Hanya mendidik laki-laki jadi perempuan saja! Nggak penting manggil bunda sama bunda yang nggak jelas, carilah bunda yang nggak punya burung," tambah Farhat Abbas.
Baca Juga: Indra Bekti Sudah Pulang ke Rumah, Aldila Jelita Ungkap Soal Asuransi
Unggahan Farhat Abbas kemudian dibagikan kembali oleh sejumlah akun gosip dan menuai beragam komentar dari warganet.
"Banyak orang yang berpakaian lebih dari Bunda Corla, apalagi aksi yang lebih dari Bunda Corla, kenapa harus ngurusin hidup Bunda Corla sih? Biar lu dapet panggung kah? Biar lu terkenal lagi?" tulis akun @i***************
"Kenapa sih Farhat sama Nikita Mirzani nggak nikah aja? Cocok," komentar @s*************
"Nggak pansos, nggak makan," tambah @j**********
"Tujuh hari dari sekarang. Tenang aja, tanggal 30 bunda balik kok," timpal @t**********
"Baru kali ini gua setuju sama om Farhat," ungkap @n**___v**
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART
-
Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Sempat Main Bersama Anak, Pria di Serang Ditemukan Meninggal Saat Istri Urus KTP
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
-
Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!
-
Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme