Pemerintah menuai banyak kritikan usai mengusulkan kenaikan biaya ibadah haji. Pasalnya jemaah, yang sebelumnya dibebankan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sampai Rp39 juta, kini diusulkan untuk membayar sebesar Rp69.193.773,60 atau naik hampir dua kali lipat.
Pro dan kontra tentu mengiringi wacana tersebut, apalagi karena kemudian beredar kabar bahwa dana yang disetorkan diduga telah diselewengkan oleh pemerintah.
Salah satu yang memberitakannya adalah kanal YouTube NEWS POLITIK. Video itu diedarkan dengan narasi pemerintah sudah memakai dana haji untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan jalan tol.
"Pemerintah Biadap !! Dana Haji Dipakain Buat Bangun IKN & Jalan Tol ...!!!!" begitulah judul yang dituliskan pemilik video, dikutip pada Selasa (24/1/2023).
Sementara di thumbnail videonya terlihat foto setumpuk uang bernominal Rp100.000 dan Rp50.000 yang diletakkan di sebuah meja. Tampak tiga tokoh negara berada di sekitar tumpukan uang tersebut, yakni Presiden Joko Widodo, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan.
"Kelewat Batas. Dana Haji Dipakai Buat Bangun IKN & Jalan Tol," tulis pemilik video sebagai judul di thumbnail.
Video tersebut sudah meraup ribuan penonton dan tentu saja menimbulkan banyak respons negatif dari warganet. Namun seperti apakah kebenarannya?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, ternyata video tidak menampilkan konten yang sesuai dengan narasinya. Justru video menarasikan kritik eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu terhadap usulan kenaikan biaya BPIH.
Baca Juga: Viral Dua Pria Kepergok Diduga Curi Kursi Besi Taman di Siantar, Ini Kata Polisi
Said Didu mempertanyakan ke mana uang para calon jemaah haji dari tahun-tahun sebelumnya sehingga harus dinaikkan secara drastis.
Bukan hanya itu, Said juga kemudian berasumsi bahwa dana haji yang terkumpul telah digunakan dengan tidak semestinya oleh pemerintah, termasuk untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Video kemudian memperlihatkan klip wawancara Jokowi yang tampak didampingi Luhut serta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali.
Bukan hanya itu, video juga memperlihatkan potongan pernyataan pengamat politik Rocky Gerung mengenai pemotongan subsidi yang diduga untuk membiayai pembangunan IKN, meski tentu saja ini baru sebatas asumsi.
Lalu terdapat pula beberapa potongan video wawancara warga mengenai wacana kenaikan besaran BPIH. Warga kompak mengaku keberatan bila harganya dinaikkan sebagaimana diusulkan Kemenag.
Di sisi lain, tidak ada informasi kredibel mengenai penggunaan dana jemaah haji untuk pembangunan IKN dan jalan tol. Bulan Mei 2022 lalu juga Menag Yaqut mengklarifikasi isu dana haji dipakai untuk membiayai pembangunan IKN.
Berita Terkait
-
Khawatir Gerus Dana Ibadah Tahun Berikutnya Jadi Pertimbangan BPKH Naikkan Biaya Haji Tahun 2023
-
CEK FAKTA: Kabar Duka Meninggalnya Indra Bekti, Selamat Jalan Sang Presenter
-
CEK FAKTA: Manuver Jokowi dan Ganjar Hasut Kader PDIP untuk Kudeta Megawati, Benarkah?
-
Usulan Kenaikan Biaya Haji Tuai Pro Kontra, Presiden Jokowi: Belum Final Sudah Ramai
-
CEK FAKTA: Cak Nun Ngaku Disuruh Anies Baswedan untuk Sebut Jokowi Firaun, Benarkah?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan