Orasi seorang Kepala Desa (kades) saat demo meminta perpanjangan masa jabatan dari 6 tahun menjadi 9 tahun tengah menjadi sorotan.
Momen yang terekam dalam video dan diunggah kembali oleh akun @insta.nyinyir itu viral dan menuai kritikan pedas dari warganet.
Dalam video tersebut terlihat kader yang melakukan demo dan salah satu kades wanita memberikan orasi.
Ibu-ibu itu berkoar-koar di hadapan kades lainnya yang hadir bahwa keinginan masa perpanjangan jabatan bukanlah kemauan mereka.
Menurut pengakuannya, rakyat lah yang bersuara dan meminta para kades untuk menjabat selama 9 tahun.
"Yang hadir di sini tolong pertimbangkan ulang. Ini adalah suara rakyat. Dimana 6 tahun menjadi 9 tahun adalah keinginan rakyat, bukan keinginan kepala desa!" ujar si kades wanita tersebut menggunakan mikrofon.
Sementara itu, tampaknya pengunggah video tak setuju dengan ucapan si ibu kades.
Sebagai rakyat, mereka justru hanya menginginkan kades menjabat selama 3 tahun saja dan bukan kelipatannya.
"Aku tidak percaya suara itu bukan keinginan rakyat. Rakyat menginginkan jabatan kepala desa hanya 3 tahun saja," tulis keterangan.
Baca Juga: Biaya Haji Naik Rp514,88 Ribu, Legislator Soroti Kebijakan Pemerintah: Di Arab Saudi Itu Turun lo
Warganet yang menonton tayangan tersebut pun meninggalkan beragam tanggapan hingga menuai perdebatan.
Mereka tampaknya emosi karena tak merasa memiliki keinginan seperti yang dikoar-koarkan oleh para kades tersebut.
"Pede banget ibunya teriak teriak suara rakyat, nggak mau upgrade jadi dpr aja bu? Lumayan kan udah ada basic skillnya," kata @teteh***.
"Nggak bukan suara rakyat, nggak tahu rakyat mana yang mereka omongin," komentar @putri***.
"Logikanya kalau dari rakyat ya yang demo rakyat lah, bukan malah kadesnya," tutur @nyou***.
"Rakyat mana? Apa petisinya?" imbuh @nrl***.
Berita Terkait
-
Ada-ada Saja! Mantan Ogah Diajak Balikan, Pria di Medan Gerak Cepat Tahan Ijazah
-
Viral Pelajar SMP di Tebet Disiram Pemotor Cairan Misterius, Begini Dampaknya
-
Waduh! Viral Sajian Markontol di Twitter, Sebenarnya Itu Apa sih?
-
Unggah Foto Mabuk dan Terkapar di Lantai, Han So Hee Jadi Omongan Warganet
-
Mendagri Respon Jabatan Kades 27 Tahun: Kalau Banyak Positifnya Kenapa Tidak?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan