/
Rabu, 25 Januari 2023 | 20:31 WIB
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menganjurkan agar anak-anak Presiden Jokowi dilarang mencalonkan diri untuk mengisi jabatan publik lewat pemilu. ((Suara.com/Novian))

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan keberatan jika putra Presiden Joko Widodo terjun ke dalam politik dan ikut mencalonkan diri untuk mengisi jabatan publik lewat pemilihan umum.

Keberatan ini disampaikan Mardani saat mengomentari sebuah berita tentang rencana Kaesang Pangarep untuk terjun ke politik. Menurut Mardani tidak adil jika keluarga inti presiden ikut bertarung dalam pemilu.

"Semua orang punya hak, mencalonkan dan dicalonkan. Bagus buat politik jika anak muda masuk ke politik. Walau bagaimanapun mesti diterapkan asas keadilan," cuit Mardani di Twitter, Rabu (25/1/2023).

"Seorang anak Presiden punya privilege yang tidak dimiliki pemuda lain," lanjut Mardani.

Karenanya menurut dia, sebaiknya dibuat aturan yang melarang keluarga inti presiden untuk mencalonkan diri mengisi jabatan publik lewat mekanisme pemilihan umum.

"Baik agar sistem berjalan dan adil bagi semua orang," lanjut Mardani.

Sebelumnya diwartakan bahwa Kaesang disebut tertarik untuk masuk politik. Ini diungkap Gibrang Rakabuming Raka, putra pertama Jokowi yang juga Wali Kota Solo.

Gibran mengatakan bahwa Kaesang, yang kini berprofesi sebagai pebisnis, ingin mencalonkan diri mengisi jabatan eksekutif. Ketertarikan itu disampaikan Kaesang, cerita Gibran, juga dihadapan ayah mereka, Presiden Joko Widodo.

Di antara keluarga inti Jokowi, kini ada dua orang yang menduduki jabatan publik via pemilu. Selain Gibran di Solo, menantu Jokowi yakni Bobby Nasution juga menjabat sebagai Wali Kota Medan di Sumatra Utara.

Load More