Baru-baru ini, muncul video bakal calon presiden Partai NasDem Anies Baswedan yang terlihat cemberut dan tampak ogah-ogahan bersalaman dengan warga.
Video itu viral dan tersebar di jagat media sosial. Dalam video tersebut, Anies tampak berjalan di antara orang-orang di sebuah rumah makan.
Tampak cukup banyak orang yang mengerumuni Anies dan ingin bersalaman dengannya. Salah satunya seorang pria berpeci putih yang mencoba menjabat dan mencium tangan Anies kala itu.
Sayangnya, jabatan tangan itu seperti tak diterima oleh Anies, meski pria itu sudah membungkukkan badan di depannya. Mengetahui hal tersebut, si pria langsung mundur dan tak mengejar-ejar Anies.
Video viral itu seketika menjadi sorotan publik. Pengamat politik Jhon Sitorus pun turut menyoroti dan menanggapi sikap Anies dalam video tersebut.
Hal itu disampaikannya melalui akun jejaring media sosial Twitternya pada Kamis (26/01/2023).
Ia menilai bahwa sebuah jiwa merakyat memang tidak bisa berpura-pura. Jhon menyebut Anies apabila tak ada kamera akan memasang wajah aslinya, yakni cemberut.
"Jiwa MERAKYAT itu memang tidak bisa PURA-PURA. Begitu ada dibelakang KAMERA dan luar SKENARIO maka WAJAH ASLI auto keluar, CEMBERUT," tulis @Miduk17 dilihat pada Kamis (26/01/2023).
Jhon juga menilai Anies tak ingin berjabat dengan rakyat karena berasal dari kalangan elit.
Baca Juga: Cerita Masa Awal Pandemi, Jokowi: Saya Semedi 3 Hari untuk Putuskan Lockdown atau Tidak
"Sejatinya yang demikian tak suka tangannya bersentuhan dengan rakyat. Karena dia bukan lahir di kalangan rakyat, dia lahir di kalangan elit," tandasnya.
Lebih lanjut, Jhon menyebut bahwa sikap Anies tak hanya satu-dua kali saja. Secara blak-blakan, Jhon bahkan menyampaikan bahwa tindak tanduk asli Anies memang begitu adanya.
"Bukan sekali dua kali saya lihat dia begini. Dulu sering perhatiin dari dekat saat ada pertemuan. Aslinya ya begitu," ungkapnya di kolom komentar.
Selain itu, politikus PDIP Ruhut Sitompul juga ikut menanggapi perihal video Anies tersebut. Ia menyebut bahwa selama ini Anies hanya berpura-pura dan kini kepalsuan tersebut akhirnya terlihat.
"Kepalsuan itu akhirnya tidak bisa ditutup-tutupi, begitulah ga’benar. kadrun sich MERDEKA," tulis Ruhut seperti dikutip pada Kamis (26/1/2023).
Berita Terkait
-
Pengamat: Anies Baswedan Gagal Jadi Capres Kuat Tanpa Dukungan PKS
-
Kronologi Rumah Eks Gubernur Banten Wahidin Halim Dilempari Sekarung Ular Kobra Dini Hari
-
Proyek Sodetan Kali Ciliwung Mangkrak di Era Anies Baswedan?
-
Teror Ular Kobra di Rumah Eks Gubernur Banten, Relawan Nilai Kekuatan Oligarki Takut dengan Potensi Anies
-
Viral Video Anies Ogah-ogahan Jabat Tangan dengan Warga, Politisi PDIP: Kepalsuan Itu Tidak Bisa Ditutup-tutupi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil