Sejak kabur dari rumah, AG luntang-lantung di pasar. Beruntung, pedagang di Pasar Kepek Bantul, Yogyakarta sayang kepadanya.
Mia, seorang pedagang di Pasar Kepek Bantul mengakui, AG sudah ada di pasar tersebut sejak tahun 1998.
“Waktu itu, saya dan teman-teman pedagang merasa aneh karena ada anak kecil pakai baju seragam Pramuka tapi tidak punya rumah. Dia tinggal di pasar ini,” kata Mia.
Karena AG berkelakuan baik dan jujur, Mia dan pedagang lainnya merasa sayang. Mereka lantas mengurus keseharian AG.
“Semuanya, ada 150 pedagang di pasar ini mengurus dia. Kompak mengurus AG, karena dia anaknya baik dan jujur,” kata dia.
Baca Juga: Heboh Pasutri Kubur 'Pocong' Diduga Buat Ritual Perdukunan, Isi Kain Kafannya Bikin Merinding!
Sementara Sarijati, pedagang lainnya, mengatakan AG saat dewasa terkenal penyakit diabetes.
“Dia kena diabetes saat dewasa. Sewaktu kakinya luka, kami yang merawat.”
Sarijati mengatakan, dia biasanya membawa nasi dari rumah. Sesampainya di pasar, dibelikannya lauk pauk dan diberikan ke AG.
“Saya tungguin sampai dia selesai makan. Saya kasih juga obat,” kata Sarijati.
Lantas, bagaimana AG akhirnya bisa ditemukan keluarga dan pulang ke rumah?
Sarijati mengatakan, kondisi AG semakin hari makin menurun akibat menderita diabetes.
Tri Pujasto, pedagang lainnya di pasar itu, lalu membawa AG berobat ke puskesmas.
“Tapi terkendala karena AG tidak punya KTP. Saya lalu mengontak YouTuber yang biasa mengurus ODGJ dan orang hilang. Divideokan dan viral sampai diketahui keluarga AG,” kata Tri Pujasto.
AM ibu AG, mengakui baru mengetahui anaknya masih hidup setelah diperlihatkan video YouTube yang menurut keluarganya mirip sang putra.
“Alhamdulillah. Saya juga sangat berterima kasih kepada pedagang di Pasar Kepek Bantul. Karena mereka mau merawat anak saya selama puluhan tahun,” kata Ibu AM.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Pria Klaten Kabur 25 Tahun Gegara Takut Disunat, Pulang Berkat Video YouTube
-
Lirik dan Chord Lagu Aiya Susanti yang Viral, Ada Link Download Legal
-
Lato-Lato Meresahkan, Penghulu Ini Hampir Nikahkan Pengantinnya dengan 'Bin Lato-Lato'
-
Buah Kesabaran Anak Sholeh, Tiko Dihadiahi Sepeda Motor Mewah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring