Venna Melinda mengaku dirinya sempat ingin berdamai dengan suaminya Ferry Irawan setelah mengalami penganiayaan di Kediri, Jawa Timur pada 7 Januari lalu.
Ini diungkap oleh Venna Melinda sendiri saat menjadi bintang tamu dalam acara Rumpi No Secret pekan ini. Ia mengatakan masih cinta pada Ferry Irawan.
"Saya tadinya kalau dia mengakui dari awal, saya maafin. Orang saya cinta. Karena saya mencintai Ferry karena kejujuran dia, karena hijrahnya, karena dia berusaha meyakini saya untuk bisa punya keluarga sakinah, mawadah, wa rahmah," kata Venna Melinda dalam acara tersebut.
Tetapi Venna mengurungkan niatnya untuk berdamai setelah Ferry Irawan membantah melakukan KDRT di Kediri. Venna sudah melaporkan Ferry, yang kini masih ditahan di Polda Jawa Timur.
Sebenarnya sebelum kejadian KDRT di Kediri, Venna juga sempat dianiaya Ferry di Medan pada November 2022. Tetapi ketika itu, Venna memilih untuk memaafkan suaminya tersebut.
"Sebelum ke Kediri aku sudah asam lambung, jadi aku sudah nggak bisa makan. Aku juga sudah pengin ngomong, 'Kayaknya kita cerai aja deh' ke orang tuaku," tuturnya.
"Tapi kalau ngomong sama Ferry, karena sering ada (melakukan kekerasan) fisik, aku sering ngomong, 'Mending kita cerai aja kalau aku sering diginiin'. Aku selalu ngomong. Dan kalau sudah ngomong kayak gitu, dia pasti minta maaf, memohon sama aku," sambungnya kemudian.
Kini Venna Melinda sudah mantap berpisah dengan Ferry Irawan dan tidak akan berdamai dalam kasus KDRT.
"Kalau ada yang bilang aku mau balik lagi, mencabut (laporan) kayaknya itu sangat salah. Karena aku orang yang sangat firm," tutup Venna Melinda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah