/
Jum'at, 27 Januari 2023 | 17:54 WIB
Fahim, bocah Bangladesh yang main petak umpet sampai terdampar di Malaysia. ([Twitter])

 

Alhasil, Fahim berada di dalam kontainer itu selama enam hari berikutnya. Begitu kontainer itu dibuka tanggal 17 Januari, dirinya kaget karena sudah berada di Malaysia.

 

Petugas Pelabuhan Klang, Malaysia, buru-buru membuka kontainer itu karena mereka mendengar suara anak kecil di dalamnya.

 

Fahim ditemukan staf pelabuhan ketika melakukan bongkar muat kontainer yang dibawa kapal berbendera Bangladesh.

 

“Saat dibuka, anak itu hanya terdiam. Dia tak bisa bahasa Malaysia. Staf juga sulit berkomunikasi,” kata pejabat Pelabuhan Klang.

 

Baca Juga: Perluas Distribusi Alkes hingga Wilayah 3T, Oneject Indonesia dan Itama Ranoraya Kerjasama dengan Enseval

Awalnya, otoritas Pelabuhan Klang mencurigai Fahim adalah anak korban perdagangan manusia lintas negara.

 

Karenanya, pihak pelabuhan segera mengontak kantor polisi. Ketika didatangi polisi yang bisa berbahasa Bangladesh, barulah ketahuan kisah unik tapi membahayakan Fahim tersebut.

 

Kepada polisi, Fahim mengatakan dirinya tengah bermain petak umpet bersama teman-teman sekampungnya di Chittagong, Bangladesh.

 

Load More