- Kejagung akan mengaudit seluruh pengadaan di Badan Gizi Nasional (BGN) bersama BPKP menyusul kasus dugaan penggelembungan harga.
- Jampidsus Febrie Adriansyah menegaskan penyelidikan dilakukan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai tujuan awal.
- Kejagung juga berharap program MBG mampu meningkatkan gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pelibatan vendor lokal.
Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mendalami seluruh proses pengadaan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul dugaan penggelembungan harga yang dilakukan oleh mantan pimpinan BGN, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menelusuri kemungkinan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut.
"Semua pengadaan akan kita teliti. Kita bekerja sama dengan BPKP. Nanti kita lihat kewajarannya seperti apa. Semua akan kita buka," kata Febrie di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (BPA), Jakarta Selatan, Senin (15/6/2026).
Febrie menegaskan, Kejagung ingin memastikan BGN dapat kembali menjalankan fungsinya sesuai tujuan awal, yakni memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah sebagaimana yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto.
"Yang jelas kita ingin bagaimana BGN ini berjalan sesuai rencana awal. Tujuan awalnya kan untuk anak-anak kita supaya bergizi, sehingga ketika berangkat ke sekolah perutnya terisi dan mereka bisa menerima pembelajaran dengan baik," ujarnya.
Selain meningkatkan kualitas gizi anak, Febrie berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya melalui keterlibatan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan pangan.
"Kalau nanti vendornya memang berasal dari masyarakat sekitar, sayurnya dari petani sekitar, ayamnya juga dari daerah setempat, tentu itu yang kita harapkan," katanya.
Karena itu, Kejagung akan terus mengusut dugaan penyimpangan yang terjadi agar tujuan baik dari program MBG dapat tercapai.
"Makanya kita proses, kita buka semuanya. Kita dorong agar tujuan baik MBG ini benar-benar berhasil. Tolong juga dijaga agar yang sekarang bisa menjalankan program ini sesuai harapan. Ini untuk anak-anak bangsa," tutup Febrie.
Baca Juga: Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
-
Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru
-
Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang
-
Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman
-
Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat
-
Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
-
Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!