Sandiaga Uno membeberkan adanya perjanjian tertulis antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Perjanjian ini ditengarai berisi ihwal Pemilihan Presiden (Pilpres).
Sandiaga juga menuturkan bahwa perjanjian tertulis tersebut telah ditandatangani dan bahkan disertai meterai.
"Jadi perjanjian itu perjanjian yang menurut saya memikirkan kepentingan bangsa dan negara, kepentingan saat itu kita mencalonkan, kepentingan apa yang pak Prabowo harapkan kepada kita berdua dan poinnya," tutur Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (30/1/2023).
Terkait detail isi perjanjian tersebut, apakah berisi mengenai larangan Anies Baswedan maju dalam kontestasi, Sandiaga enggan membeberkan. Namun, ia mengujarkan bahwa perjanjian tersebut masih berlaku hingga saat ini.
Pernyataan yang dilontarkan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini pun sontak saja membuat geger banyak pihak. Namun, hal tersebut telah ditampik oleh Juru Bicara Anies Baswedan, Sudirman Said.
Sudirman Said menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah mengetahui terkait perjanjian yang dibuat Prabowo dan Anies. Ia pun menegaskan bahwa Anies tak pernah membuat perjanjian dengan Prabowo soal Pilpres.
"Mengenai perjanjian Pilpres saya tidak pernah mendengar itu," kata Sudirman Said seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (31/1/2023).
"Jadi, saya tidak tahu yang dimaksud Pak Sandi itu perjanjian apa. Mudah-mudahan beliau keliru ya," sambungnya.
Sudirman Said lantas mengungkapkan bahwa Anies justru membuat perjanjian utang piutang dengan Sandiaga. Namun, perjanjian tersebut pun telah usai.
Baca Juga: FX Rudy Disebut Berpeluang Masuk dalam Kabinet Jokowi, Jadi Menteri Apa?
"Ada perjanjian utang piutang dengan Pak Sandi dengan Pak Anies karena waktu itu kan memang Pak Anies tidak punya uang," terang Sudirman Said.
"Tapi perjanjiannya dikatakan bahwa kalau Pilkada-nya menang, utang piutangnya selesai," pungkasnya
Berita Terkait
-
Gus Choi Singgung Duet Maut Anies Baswedan dan Khofifah, NasDem 'Tutup Pintu' buat AHY-Aher?
-
CEK FAKTA: Gibran Jadi Tim Sukses Anies Gegara Dinasti Jokowi Berantakan, Benarkah?
-
Buka Peluang Usaha Lewat Mie Tarik, UKM Sahabat Sandi Bandung Raya Dorong Masyarakat Hasilkan Cuan
-
Terungkap! Perjanjian Utang Piutang Anies-Sandiaga Saat Pilkada DKI
-
Anies Genggam Tiket Nyapres, Koalisi Perubahan Ancang-ancang Bikin Piagam Koalisi Cegah Partai Manuver Ubah Arah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!