Beredar sebuah narasi yang mengatakan kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan keputusan final hukuman mati ke Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo sendiri ialah terdakwa kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Video ini disebarkan oleh akun Facebook bernama Anastasia Situmorang, yang mana video tersebut berasal dari YouTube.
Adapun judul video itu tertulis, "KEPUTUSAN JOKOWI SUDAH FINAL :bangbang: FERDY SAMBO CS SIAP – SIAP".
Sementara thumbnail dalam video berisi narasi, “KEPUTUSAN FINAL JOKOWI. FERDY SAMBO AKAN SEGERA DI TEMBAK MATI”.
Benarkah demikian? Cek fakta di bawah.
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax--jaringan Suara.com, dikutip Rabu (1/2/2023), narasi Jokowi memberikan keputusan final terkait hukuman mati Ferdy Sambo adalah menyesatkan.
Faktanya Presiden Jokowi tidak pernah menjatuhkan hukuman atau vonis hukuman mati kepada Ferdy Sambo.
Hal itu juga bukan kewenangan seorang presiden untuk memutuskan suatu perkara di pengadilan.
Potongan dari video tersebut pun identik dengan video dari kanal KBN Nusantara.
Adapun narasi dalam video mirip seperti artikel yang ada di Detik.com.
Kedua sumber itu membahas terkait gugatan Ferdy Sambo ke Presiden dan Kapolri atas pemecatan dirinya.
Itu pun tidak ada kaitannya dengan keputusan Jokowi menghukum mati Ferdy Sambo.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim Jokowi pastikan hukuman mati ke Ferdy Sambo adalah tidak benar alias hoaks.
Video ini masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta