Venna Melinda menegaskan keputusannya mengambil jalur hukum, murni karena terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), bukan soal finansial.
Dia menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menuntut sang suami Ferry Irawan dalam hal finansial.
"Saya tidak pernah menuntut Ferry apapun, kalau ada rezeki berdua alhamdulillah," ungkapnya.
Bahkan, dirinya siap menanggung semua kebutuhan rumah tangga jika Ferry Irawan sedang tidak ada penghasilan.
"Kalau tidak ada, saya siap meng-cover karena itu sudah jadi komitmen saya," kata Venna Melinda.
Dia kembali menegaskan, peristiwa KDRT yang dialaminya itu yang menyebabkan untuk membawa ke ranah hukum.
"Kejadian di tanggal 8, saya tidak ada pilihan lain kecuali ke law firm," tegasnya.
Di kesempatan yang sama Venna Melinda juga menegaskan jika apa yang dia lakukan ini bukan membongkar aib dirinya.
"Itu bukan aib. Sekali lagi kalai KDRT yang sifatnya penganiayaan, saya juga sudah visum, itu artinya tindak pidana," tegasnya.
Baca Juga: Angkat Tangan? Gibran Jujur Tak Bisa Janji Lanjutkan Program Jokowi Ini di Solo
"Kalau pidana itu bukan aib, itu pasti konsumsi publik. Karena dengan saya melapor kepada polisi, otomatis itu akan diakses oleh media," beber dia.
Dia pun menyadari kalau ini sudah menjadi jalan hidupnya.
"Buat saya itu qoradullah, sudah waktunya menjadi seperti ini," ungkap Venna Melinda.
Sebagai informasi, Venna Melinda dan Ferry Irawan tengah menghadapi kasus hukum KDRT. Sang aktor yang telah ditetapkan sebagai tersangka, kini mendekam di Polda Jawa Timur.
Venna Melinda pun menolak damai. Bahkan, ia ingin agar Ferry Irawan tetap ditahan hingga sidang nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Tragis Usai Selamat dari Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya