Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini diminta untuk melanjutkan salah satu program Joko Widodo atau Jokowi. Namun, Gibran justru mengaku belum bisa menjanjikan untuk melanjutkan program sang ayah itu selama menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Adapun program Jokowi yang dimaksud adalah membangun trotoar dengan konsep 'melingkar' di sepanjang Jalan Veteran dan Jalan Dr. Rajdiman, Solo. Program masa lalu Jokowi itu sendiri ditagih oleh seorang warganet dengan nama akun @/atmada7.
"Mas Gibran tolong lanjut program Pak Jokowi untuk membangun trotoar di sepanjang Jl. Veteran dan Jl. Dr. Radjiman," tulis warganet ini sambil menandai akun Gibran di Twitter, seperti dikutip Suara.com, Kamis (2/2/2023).
"Dulu konsepnya (Jokowi) 'melingkar' antara trotoar Jl. Slamet Riyadi, Jl. Kapten Mulyadi, ke barat Gemblegan, Tipes, Laweyan, Jl. Perintis Kemerdekaan atau Jl. Agus Salim," sambungnya.
Program Jokowi yang masih diingat salah seorang warganya pun ditanggapi Gibran. Tanpa memberikan penjelasan, pemimpin kota Solo ini hanya menyatakan bahwa dirinya belum bisa menjanjikan untuk membuat trotoar dengan konsep 'melingkar' itu di sejumlah jalanan Solo.
"Saya belum bisa menjanjikan ini," jawab sosok yang akrab disapa 'Mas Wali' oleh warganya ini.
Jawaban Gibran itu sendiri telah dibaca 45 ribu kali oleh warganet pengguna Twitter. Begitu pula kolom komentar Gibran yang mendapatkan beberapa tanggapan dari warganet mengenai berbagai persoalan.
Meski demikian, banyak warganet yang justru menuliskan komentar-komentar di luar konteks. Salah satunya menagih program Presiden Jokowi terkait pembangunan IKN Nusantara ke Gibran.
"Mas wali Gibran, tolong dilanjutin programnya pak Jokowi yaitu pembangunan IKN!" perintah warganet.
Baca Juga: Link Nonton Live Streaming Persis Solo vs Bhayangkara FC Kamis, 2 Februari 2023
"Ditampung wae Mas, suatu saat bisa terwujud," saran warganet dengan emoji tertawa.
"Pack tolong bangunkan saya rumah tangga pack," celutuk warganet.
"Mas wali ndak ikut rombongan pak Jokowi besok ke daerah saya Buleleng Bali?" tanya warganet.
"Ho'oh tenan," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Link Nonton Live Streaming Persis Solo vs Bhayangkara FC Kamis, 2 Februari 2023
-
Bukan Pakai Foto Adik, Gibran Rakabuming Raka Milih Pakai Foto Pria Ini
-
CEK FAKTA: Gibran Keluarkan Perda Beri Rp1 Juta Bagi Warganya yang Berhenti Merokok, Benarkah?
-
Prediksi Persis Solo vs Bhayangkara FC di BRI Liga 1: Preview, Susunan Pemain, Skor
-
CEK FAKTA: Wali Kota Solo Keluarkan Perda Tawarkan Hadiah Rp1 Juta Bagi Warga yang Berhenti Merokok
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat